SuaraJatim.id - AI (20), wanita muda yang ditemukan tewas di saluran irigasi waduk di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ternyata dibunuh kekasihnya, ST (19). Terungkapnya kasus ini, tersangka juga masih berstatus sebagai pelajar.
Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, motif dalam aksi pembunuhan tersebut dilakukan karena tersangka tak mau bertanggungjawab atas bajang bayi yang saat itu dikandung korban.
“Motif pembunuhan ini karena masalah percintaan,” ujar Budi seperti dikutip Beritajatim.com, Jumat (29/11/2019).
Tersangka menghabisi nyawa korban dengan cara menjerat lehernya menggunakan tali. ST mengaku kesal kerap dimintakan uang oleh kekasihnya yang berstatus janda muda. Pemuda itu juga tak mau bertanggungjawab atas kehamilan korban
"Hasil autopsi bahwa kematian korban mengalami gagal nafas akibat patah tulang pada krikotiroid akibat jeratan tali tampar," katanya.
Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.
Berita Terkait
-
Bunuh Tetangga karena 2 Kali Perkosa Istri, Nanang Terancam Pidana Mati
-
Polisi Sebut Sekuriti yang Tewas di Kantor OJK karena Masalah Utang
-
Driver Ojol Ditemukan Tewas Membusuk di Ruang Tamu
-
Pelaku Pembunuhan di Pekuncen Banyumas Tertangkap, Ini Motifnya
-
Akhirnya Identitas Korban Pembunuhan di Pekuncen Banyumas Terungkap
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan