SuaraJatim.id - Kisah pilu dihadapi seorang ibu bernama Dina Oktavia. Ibu muda ini kini hanya tinggal seorang diri lantaran ditinggal suaminya yang pergi entah kemana. Kisah tersebut bermula saat Dina melahirkan buah hati perkawinannya beberapa waktu lalu.
Saat hari kelahiran tiba, Dina dihadapkan pada kenyataan bahwa sang buah hati, Pandhu, menderita Facial Cleft Hydrocephalus Myelomeningocele atau kelainan pada bagian kepala.
“(Suaminya pergi) ketika mengetahui bayi yang dilahirkan kekurangan secara fisik,” katanya seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Selasa (3/12/2019).
Tak hanya sang suami yang enggan menanggung beban tersebut, bahkan mertuanya tidak pernah menengok sang cucu dengan alasan malu.
”Sejak lahir sampai sekarang, mertua pun tidak pernah sekalipun menengok anak saya, katanya malu punya cucu seperti ini,” katanya.
Selama itu, Dina yang tinggal bersama anak dan ibunya hidup di rumah petak kecil berukuran 2×6 meter di kawasan Jojoran-Surabaya.
Beruntung, Dina kini bisa tinggal di Rusunawa yang berada di Kawasan Gunungsari Surabaya.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya Chandra Oratmangun yang datang menyerahkan bantuan, memastikan kasus seperti yang dialami Dina bakal ditangani Pemkot Surabaya.
Sementara, untuk pelayanan kesehatan yang diperlukan sang bayi, Chandra memastikan pihak pemkot telah memberikan bantuan.
Baca Juga: Kelainan Genetik Langka, Tiga Bersaudara Punya Darah Berwarna Putih Susu
“Dinas Kesehatan bekerja sama dengan RSUD dr Soetomo Surabaya juga berkoordinasi,” ujarnya.
“Sebelumnya kan untuk operasi pertama sudah. Nanti operasi-operasi selanjutnya juga akan jadi perhatian,” katanya.
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Telah Dipulihkan