SuaraJatim.id - Dari sekian nama yang mendaftar di Partai Gerindra sebagai kendaraan menuju Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya 2020, memunculkan 4 nama. Yakni, KH Zahrul Azhar atau akrab disapa Gus Hans, Hariyanto (Cak Har), Gamal Albinsaid dan Mahfud Arifin eks Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur.
Anwar Sadad Sekretaris DPD Jatim menjelaskan, mengerucutnya empat nama tersebut setelah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Surabaya melakukan proses verifikasi dan ditentukan melalui Rakercapsus DPC.
"Sebenarnya banyak yang mendaftar. Namun setelah dilakukan verifikasi mengerucut empat nama yakni, KH Zahrul Azhar atau akrab disapa Gus Hans, Hariyanto (Cak Har), Gamal Albinsaid dan Mahfud Arifin," terang Anwar Sadad saat dihubungi Suara.com, Rabu (15/1/2020).
Mahfud Arifin merupakan mantan Kapolda Jatim yang menjadi ketua pemenangan tim sukses Jokowi - Maruf Amin di Jawa Timur di Pilpres 2019 lalu.
Sekretaris DPD Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu menjelaskan, empat nama yang lolos ke DPD Gerindra adalah figur paling ideal dan paling baik atau figur yang paling diterima masyarakat Surabaya.
"Pilihan empat nama itu tentunya figur paling ideal dan paling baik atau figur yang paling diterima masyarakat Surabaya," tegasnya.
Untuk menentukan satu nama yang nantinya akan diusung Gerindra, lanjut Anwar Sadad, tentunya melalui proses di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
"Setelah muncul satu nama, akan diusulkan kembali ke DPC," terangnya.
Namun satu nama yang diusulkan ke DPC belum tentu juga menjadi pilihan pasti. Pasalnya, kata Sadad, partai koalisi juga memiliki hak menentukan nama calon yang diusung.
Baca Juga: Tak Lagi Kebanjiran, Begini Antisipasi Banjir Ala Surabaya
"Gerindra sendiri kalau mengusulkan satu nama belum tentu bisa berangkat, karena sangat tergantung pada koalisi dengan partai-partai lain. Jadi gak bisa ditanya kapan karena ini sangat bergantung satu dengan yang lainnya," pungkasnya.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB