SuaraJatim.id - Tim DVI Polda Jatim, Polresta Banyuwangi, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan berhasil identitas jenazah yang hangus di Dusun Kedawung, Desa Pondok Nongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur. Korban diketahui bernama Rosidah.
Korban meninggal dunia di usia 22 tahun, selama ini dia tinggal bersama keluarganya di Lingkungan Papring, Kelurahan / Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Selain melakukan uji post mortem di ruang jenazah RSUD Blambangan, kepolisian juga melaksanakan ante mortem dengan mencocokkan informasi di lapangan dan keterangan keluarga.
Barang bukti helm warna pink dan sepatu cokelat milik korban, serta pemeriksaan bagian gigi korban membuat kepolisian yakin akan identitasnya.
"Korban identik dengan yang dilaporkan keluarga," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Polisi Arman Asmara Syarifuddin, Minggu (26/1/2020).
Pihaknya kini mengembangkan kasus ini pada dugaan pelaku pembunuhan terhadap Rosidah. Dia mengaku telah mengantongi beberapa nama yang diduga melakukan pembunuhan tersebut.
Ahmad Sodik, warga Lingkungan Papring yang datang ke Klinik Pratama Polres Banyuwangi mengaku yakin jenazah milik Rosidah adalah keponakannya. Mereka menilai helm pink dan sandal cokelat yang ditemukan bersama jenazah persis seperti milik Rosidah.
"Kemiripan ada, tinggi badan mirip. Keluarga yakin dari bukti helm dan sandalnya," kata Sodik.
Untuk diketahui, Rosidah menghilang sejak Jumat (24/1/2020) hingga kini, yang juga diduga menjadi hari kematiannya. Beberapa warga Desa Pondok Nongko sempat melihat api menggeliat di kebun kelapa Jumat malam, tempat jenazah hangus ditemukan keesokan paginya.
Sebelumnya diberitakan sesosok jenazah hangus ditemukan di sebuah kebun kelapa di Dusun Kedawung, Desa Pondok Nongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (25/1/2020). Bersama korban ditemukan 9 biji kancing pakaian dan jam tangan yang keduanya berbahan logam. Sekitar 30 meter dari jenazah juga ditemukan helm pink dan satu sepatu cokelat.
Baca Juga: Mayat Diduga Perempuan Ditemukan Gosong Terbakar, Ada Helm Pink
Kontributor : Ahmad Su'udi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia