SuaraJatim.id - Pelajar SMP Mambaus Sholihin Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar berhasil menyabet gelar juara umum dalam gelaran World Robotic For Peace yang berlangsung di Malaysia. Sebanyak 12 siswa SMP Mambaus Sholihin tersebut berhasil meraih predikat juara umum.
"Ini kami undangan datang 26 Oktober, jadi bulan Oktober terakhir kami sudah mulai mempersiapkan daftar, terakhir Desember. Kami sudah mendaftarkan anak-anak di November. Jadi persiapan kami sejak Oktober," kata Pembina pelajar SMP Mambaus Sholihin Yasroni Indralogi, Selasa (11/2/20).
Dalam lomba yang diikuti 10 negara itu, siswa SMP Mambaus Sholihin meraih juara di lima dari tujuh kategori. Tiga kategori meraih predikat juara sedangkan dua lainnya sebagai runner-up.
Santri di Ponpes Mambaus Sholihin tersebut meraih juara di kategori Soccer Close, Soccer Junior Class dan Line Follower. Untuk predikat runner-up diraih pada predikat Sumo dan Amfibious Solar Vehicle (ASV).
Lomba itu sendiri diketahui digelar pada Jumat-Sabtu (7-8/2/2020). Lomba robotik internasional itu terpusat di University Teknologi Malaysia. Selain membawa medali dan beberapa piala, wakil Indonesia ini juga berhak mendapat uang 5.000 Ringgit Malaysia.
"Kami gagal di empat kategori yang lain. Ada beberapa kendala teknis salah satunya karena robot yang kami bawa dari Indonesia itu terbakar rusak di sana," kata Yasroni.
"Juara umum dipegang oleh Indonesia. Pada kategori sumo itu yang robot kami terbakar. Itu yang membuat akhirnya meminjam material dari panitia. Tapi kita bisa dapat juara meskipun belum juara pertama," katanya.
Seorang siswa SMP Mambaus Sholihin Muhammad Fariq Irsad mengatakan, sebelum berlomba ada beberapa persiapan yang dilakukan. Salah satunya mempelajari sistem yang ada pada robot dan juga melakukan literasi robotik melalui website.
"Ya mempelajari sistem robotnya. Terus belajar googling," katanya.
Baca Juga: Aksi Siswa-siswi Madrasah Ikuti Kompetisi Robotik
Kontributor : Farian
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sudah Ambil Sikap! Nasaruddin Umar Akhirnya Buka Suara soal Pencalonan Ketum PBNU
-
Muktamar ke-35 NU, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Konsumsi, Kesehatan hingga Beasiswa
-
Ingin Lunasi Utang pada Tuhan: Manuver Gus Yahya di Muktamar ke-35 NU
-
Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Didorong Kembali Jadi Rais Aam
-
Gus Ipul: Sistem Pemilihan Ketum dan Rangkap Jabatan Bakal Jadi Bahasan Menarik Muktamar NU