SuaraJatim.id -
Seorang anak laki-laki bernama Aditya Sultan Maulana bernasib tragis. Bocah berusia 7 tahun itu tewas diduga akibat terpeleset saat bermain di saluran air.
Dikutip dari Beritajatim.com, jasad korban ditemukan tak bernyawa di saluran air Dusun Jurit, Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme.
Kepala Desa Iker-iker Geger, Kristono mengakui soal laporan tewasnya bocah 7 tahun di saluran air.
"Ada laporan korban awalnya sedang bermain bersama empat temannya. Mereka bermain di dekat saluran air Dusun Jurit. Saat itu, korban terpeleset dan masuk ke dalam saluran air. Selanjutnya, ketiga temannya pulang lapor warga, kemudian dicari korban sudah tidak bernyawa di dalam saluran air,” katanya, Sabtu (29/2/2020).
Kristono membantah jika korban terseret banjir. Sebab, korban ditemukan belum sampai hanyut ke sungai. Hanya di dalam selokan saja. Saat itu, korban ditemukan sudah meninggal. “Dusun Jurit tidak banjir,” imbuhnya.
Secara terpisah, Kapolsek Cerme, AKP Nur Amin menyatakan korban bukan terseret banjir, atau terbawa arus sungai.
“Sekali lagi korban bukan terseret banjir,” kata dia.
"Setelah dievakuasi, korban sudah dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Jurit, Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme,” tandasnya.
Baca Juga: Kisah Tragis Sulton, Nyawa Terenggut Demi Tolong 3 Anak Hanyut di Jakbar
Berita Terkait
-
Soal Korban Hanyut di Pandak, Lurah Triharjo: Tak Cuma Sekali Terjadi
-
Warga Sebut Sungai Glagahan Deras di Pagi Hari Sebelum Ngajinah Tenggelam
-
Tergeletak dalam Kondisi Kepala Pecah, Ahmad Tewas Duel Carok di Warung
-
Bikin Merinding! Banyak Mayat Hanyut di Bogor Akibat Tanah Longsor
-
Saat Ikut Acara Pramuka, Fadli Zon Ngaku Pernah Nyaris Meninggal
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Ceria Mandi di Sungai Berujung Duka bagi Bocah Kelas 3 SD di Mojokerto
-
Berawal dari Mainan Korek Api, Satu Lemparan Si Kecil Hanguskan Rumah di Gresik
-
Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total
-
Brakkk! Isuzu Panther Tabrak Rombongan Gerak Jalan di Pacitan, Begini Kondisi Korban
-
Curhat Pilu Santri Kediri di Balik Tembok Pesantren: Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis