SuaraJatim.id - Ulha Handayani, pelajar SMA berusia 19 tahun terkapar di tengah Jalan Wahid Hasyim, Jombang, Jawa Timur. Sebuah mobil ambulans menabraknya hingga tak sadarkan diri.
Mobil ambulans itu milik Klinik Mitra Husada. Kala itu Ulha tengah mengendari sepeda motor. Dia ditabrak di perempatan TL (Trafic Light) Kebonrojo Jalan Wahid Hasyim Jombang, Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.
Akibat kejadian itu, seorang pelajar yang mengendarai motor tersebut terkapar di jalan.
Ulha adalah warga Desa Senden, Kecamatan Peterongan, Jombang. Dia dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.
Sepeda motor Yamaha Mio Nopol S 6457 ZB yang dikendarai pelajar tersebut juga mengalami kerusakan pada bagian belakang.
Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman menjelaskan, kecelakaan bermula ketika ambulans Daihasu Luxio Nopol S 1676 WK berjalan dari selatan ke utara. Mendekati lokasi kejadian lampu TL menyala merah.
Kendaraan yang dikemudikan Taufiqurrohman (21), warga Dusun Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, itu terus saja melakukan kendaraanya. Lampu merah dia terobos. Nah, pada saat bersamaan, korban mengendarai motor dari barat ke timur. Karena jarak sudah dekat, kecelakaan pun tak bisa terhindarkan.
Benturan yang cukup keras tersebut membuat korban terpental dan terkapar. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan. Seiring dengan itu, petugas Satlantas Polres Jombang datang ke lokasi. Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD Jombang.
“Satu orang terluka dalam kecelekaan itu, yakni seorang pelajar. Sedangkan sopir ambulans tidak mengalami luka. Kita sudah melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi. Kesimpulan sementara, kecelakaan terjadi karena mobil Luxio menerobos lampu merah,” pungkas Sulaiman.
Baca Juga: Terobos Lampu Merah, Ambulans Tabrak Pengendara Motor hingga Terkapar
Berita Terkait
-
Range Rover Tabrak Driver Ojol Perempuan, Pengemudinya Masih SMA
-
Terobos Lampu Merah, Ambulans Tabrak Pengendara Motor hingga Terkapar
-
Pasien yang Diangkut Ambulans Dinkes Depok Masuk ke Ruang Isolasi RSPI
-
Kepergian 25 Tahun, Simak Mobil Ini di Museum Nike Ardilla
-
Hindari Motor yang Kecelakaan, Bus Damri Terbalik, Satu Penumpang Meninggal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan