SuaraJatim.id - Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur terus bertambah. Berdasarkan data yang dirilis Sabtu (28/3/2020) sore menunjukkan ada sebanyak 11 pasien.
Jika sebelumnya total sebanyak 66 pasien positif, maka hari ini totalnya ada sebanyak 77 pasien yang positif.
"Yang sudah terkonfirmasi positif dari 11 itu, 7 diantaranya dari Surabaya, Magetan 1 orang, Sidoarjo tambah lagi 1 orang, Gresik tambah positif 1 orang dan Kota Kediri ini adalah baru 1 orang," ucap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (28/3/2020).
Khofifah menyebut ada 1 tambahan wilayah baru yang masuk zona merah, yakni Kota Kediri. Pasalnya Kota Kediri sudah ada satu pasien yang positif corona.
"Ada 1 lagi titik tambahan yang masuk zona merah yaitu Kediri. Karena kota Kediri ini satu orang adalah baru," katanya.
Sementara itu, hasil tracing yang terus dilakukan juga terus menemukan tambahan terhadap orang yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Khofifah menyebut, untuk status PDP ada tambahan sebanyak 40 orang. Sedangkan untuk status ODP ada tambahan sebanyak 787 orang.
"Hasil tracing hari ini yang tercatat PDP 309 dari yang sebelumnya 267 orang. Dan tercatat ODP 4568 dari yang sebelumnya 3781 orang," ucapnya.
Dinamika wabah corona yang belum berakhir ini tak henti-hentinya Khofifah mengingatkan kembali kepada masyarakat terkait imbauan dan kewaspadaan secara berlapis untuk melakukan pencegahan penyebaran virus ini.
Baca Juga: Penyebaran Wabah Corona di Depok Kian Masif, PDP 256 Orang, Positif 29
"Saya ingin mengajak kembali untuk tidak henti-hentinya mengimbau bahwa tracing yang dilakukan semakin bertambah. Masyarakat harus selalu waspada, artinya bahwa berbagai SOP terkait physical distancing, pola hidup sehat," kata dia.
Kontributor : Arry Saputra
Tag
Berita Terkait
-
Diisolasi 14 Hari, Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk Dapat Makan Gratis
-
Detik-detik Tasikmalaya Terapkan Lockdown, Warga Cuma Bisa Pasrah
-
Gegara Pasien Corona, Ratusan Jemaah di Taman Sari Diisolasi di Masjid
-
Warga Depok Meninggal Corona, Langsung Dikubur Tak Dibawa ke Rumah Duka
-
Sebar Hoaks Pasien Corona Meninggal, Polisi Lepas Lagi Pelakunya
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Atasi Krisis Air Bersih di Sumenep, Khofifah Salurkan Bantuan dan Rencanakan Sumur Bor 2027
-
Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan
-
KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?
-
Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!
-
Survei Piramida Research: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Naik Menjadi 60,4 Persen