SuaraJatim.id - Jumlah warga Situbondo yang terkonfirmasi positif virus corona bertambah dua orang menjadi delapan. Sementara Pasien Dalam Pengawasan atau PDP juga meningkat, menjadi sebelas orang.
Satu pasien yang dinyatakan PDP di Situbondo, tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah berinisial AR. Dia adalah pejabat Kemenag saat mengikuti pelatihan di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya 8-9 Maret 2020.
“Ada dua pejabat Kemenag yang hadir dalam pertemuan itu, tapi cuma satu yang PDP, karena hasil pemeriksaan medis yang bersangkutan menderita sakit dan gejalanya mirip virus corona,” Kata Kabag TU Kemenag Situbondo, Chaeroni Hidayat seperti dilansir Jatimnet.com, Senin (6/4/2020).
Menurutnya, saat ini kondisi pasien mulai membaik. Namun tetap menunggu hasil observasi medis rumah sakit setempat. Sedangkan satu pejabat lainnya kondisi kesehatannya berstatus ODP.
“Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Masa inkubasinya kan 14 hari,” ujarnya.
Sementara itu, Pemkab Situbondo merilis bahwa dua pasien baru positif corona diketahui berasal dari Kecamatan Kapongan dan Banyuputih. Dari delapan pasien positif corona, tiga di antaranya sudah melakukan isolasi mandiri di rumah.
Sedangkan jumlah PDP berjumlah sebelas orang, terdiri atas sembilan rawat inap, satu pasien isolasi mandiri serta satu pasien dinyatakan sembuh. Untuk jumlah ODP mencapai 187 dengan rincian enam rawat inap, 89 isolasi mandiri serta 92 sudah selesai dipantau.
Berita Terkait
-
Nekat Buka saat Corona, Pemilik Tempat Fitness dan Bos Kafe Kini Masuk Bui
-
Teror Corona, Bos BI Cerita Banyak Dana Asing Kabur dari Indonesia
-
Satu Keluarga di Sawah Besar Kena Corona, Ini yang Dilakukan Warga Sekitar
-
Mudik Berisiko Tularkan Corona, Yurianto: Kuatkan Diri Agar Tak Bepergian
-
Sehari, Pasien Positif Covid-19 Kota Bandung Melonjak Hampir 2 Kali Lipat
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat