SuaraJatim.id - Penghina Nabi Muhammad di Surabaya meminta maaf. B (19) tersangka penistaan agama penghina Nabi Muhammad melalui perubahan lagu ‘Aisyah Romantisnya Cintamu’ menangis dan minta maaf.
Dia mengaku menghina Nabi Muhammad dalam kondisi mabuk. Permintaan maaf ke umat Islam di Indonesia dan dunia ini ia sampaikan saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya.
Saat itu dia minum miras bersama temannya. Dalam kondisi tak sadar karena pengaruh alkohol, ia pun merekam video dirinya sendiri sembari bernyanyi.
Hanya saja, pelaku menyanyikan lagu dengan diubah syairnya.
“Saya melakukan ini karena kondisi mabuk dan tak sadar. Jadi saya mohon maaf atas kesalahan saya,” kata dia, Jumat (24/4/2020).
Sementara itu pihak kepolisian mengamankan pelaku sehari usai pelaku mengupload video nyanyian tersebut. Video tersebut diupload pelaku di Instagram dan petugas unit cyber crime melihatnya.
Meski demikian, ada beberapa umat Islam yang melaporkan pelaku dengan dugaan penistaan agama penghina Nabi Muhammad.
“Kejadiannya itu Selasa, 14 April 2020. Pelaku minum miras sama temannya dan menguplod video sembari benyanyi. Tali lagu ‘Aisyah Romantisnya Cintamu’ ini diubah liriknya,” jelas Iptu Arief Ryzky Wicaksana, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya.
Menurutnya kepolisian akan menerapkan pasal Pasal 45 A UU RI 2016 dan ITE Pasal 28. Ancaman hukuman 5 tahun penjara. Sedangkan barang bukti ada rekaman video dan saksi yang diperiksa ada enam orang. Saksi yang kita periksa adalah beberapa dari pihak pelapor dan saksi baik saudara maupun rekan pelaku.
Baca Juga: Putra Jokowi, Gibran Rakabuming Jadi Calon Tunggal Wali Kota Solo dari PDIP
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya
-
Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027
-
Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi