SuaraJatim.id - Seorang pengantar makanan pasien PDP COVID-19 di Malang, Jawa Timur tertular virus corona. Sehingga, jumlah pasien positif virus corona Covid-19 di Kota Malang bertambah menjadi 17 orang.
Pasien terakhir ini merupakan petugas medis yang bekerja di divisi gizi. Dia bertugas memberikan layanan konsumsi ke pasien dalam pengawasan di sebuah rumah sakit di Kota Malang.
“Dia perempuan berusia 19 tahun. Dia yang mengantar makanan ke ruang perawatan PDP,” kata Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nur Widianto, Kamis (30/4/2020).
Saat ini Satgas Covid-19 Pemkot Malang sedang melakukan kontak tracing untuk mengetahui awal mula riwayat pasien ke 17 teridap virus corona.
Apakah dari tenaga kesehatan atau PDP yang dirawat di rumah sakit. Pasien ke 17 pun dirawat atau melakukan isolasi mandiri di rumah.
“Terjangkit dari siapa, kita masih telusuri, kita tidak berani menyimpulkan secara dini. Dia saat ini isolasi mandiri di rumah,” ucap Nur Widianto.
Nur Widanto mengungkapkan, pasien remaja wanita ini masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Dia diketahui positif virus corona setelah menjalani test cepat. Kemudian dia juga menjalani uji swab, dan hasilnya dia dinyatakan positif teridap virus corona.
“Tidak ada sama sekali gejala klinis. Dia ketahuan saat kondisi suhu tubuhnya panas atau demam. Saat rehat dilakukan pemeriksaan awal dan juga swab hasilnya positif,” tandas Nur Widianto.
Sementara itu, data Covid-19 Kota Malang Per 30 April 2020, orang dengan resiko (ODR) 1.935 orang, orang tanpa gejala (OTG) 189 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 714 orang, serta pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 169 orang.
Baca Juga: Wabah Corona, 600 Lebih Buruh Pabrik Es Legendaris Aice Cikarang Kena PHK
Sedangkan PDP yang meninggal dunia sebanyak 10 orang. Sementara dari 17 pasien positif 8 dinyatakan sembuh dan 9 masih dalam perawatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo, Begini Caranya
-
Selama Libur Lebaran, BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang di Berbagai Lokasi Strategis
-
Waka BGN Suspend Dua SPPG Milik Orang yang Mengaku Cucu Menteri dan Menekan Kepala SPPG
-
Kapolres Bojonegoro: 11 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap dalam Dua Bulan Terakhir
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua