SuaraJatim.id - Seorang tukang gorengan positif corona meninggal dunia di Tuban, Jawa Timur. Tukang gorengan itu adalah perempuan berusia 39 tahun.
Tukang gorengan positif corona itu asal Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Tukang gorengan positif corona itu meninggal saat perawatan di RSUD dr R Koesma Tuban. Dia baru dua jam menjalani perawatan setelah dibawa ke rumah sakit.
Data yang dihimpun beritajatim.com (jaringan Suara.com), seorang ibu yang meninggal dunia itu merupakan pedagang gorengan yang ada di wilayah Kecamatan Palang, Tuban. Wanita usia 39 tahun itu masuk di RSUD Tuban kemarin sore.
“Yang bersangkutan masuk RSUD R Koesma pada tanggal 5 Mei 2020 dengan diagnosa PDP Pneumonia Bilatetal. Almarhumah adalah seorang pedagang gorengan,” terang Hery Prasetyo Koordinator Bidang Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tuban.
Seorang PDP tersebut mendapatkan perawatan medis di RSUD Tuban itu hanya sekitar 2 jam saja. Dalam perawatan medis itu, ibu-ibu penjual gorengan tersebut juga telah dilakukan Rapid Tes dan hasilnya diketahui positif atau reaktif.
“Saat masuk rumah sakit, kondisi pasien sesak nafas berat dan pemeriksaan dengan Rapid Tes dengan hasil positif (reaktif). Namun belum dilakukan pemeriksaan Swab,” tambahnya.
Lantaran dalam perawatan yang bersangkutan memiliki gejala yang mirip dengan Covid-19 jenazah tersebut dimakamkan sesuai prosedur kesehatan dan protokol Covid-19. Pemakaman malam ini dengan tenaga pemakaman dari tim relawan serta penggalian makam dibantu masyarakat dan Babinsa setempat.
Sementara itu, dari data terbaru bahwa pasien PDP di Kabupaten Tuban total menjadi 32 orang dengan jumlah 8 orang telah meninggal dunia. Sedangkan sebanyak 9 orang pasien telah dinyatakan sembuh dengan hasil yang negatif Covid-19 dan sisanya masih dalam perawatan medis serta isolasi di rumah sakit.
Baca Juga: Bolehkan Pejabat Kunker Saat Pandemi Corona, Menhub: Asal Tak Bawa Keluarga
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah