SuaraJatim.id - Terminal Purabaya di Surabaya, Jawa Timur masih sepi penumpang. Padahal Terminal terbesar di Surabaya itu sudah dibuka sejak 2 hari lalu.
Terminal Purabaya terlihat lenggang di hari kedua pembukaannya. Hanya ada Perusahaan Otobus (PO) yang sudah mengoperasikan armadanya.
Menurut Kepala Terminal, Imam Hidayat, saat ditemui Kontributor Suara.com di Terminal Purabaya, Rabu (10/6/2020) sore, menjelaskan jika masih 15 PO yang sudah beroperasi di hari kedua.
"Saat ini masih sekitar 15 PO yang sudah beroperasi. Semua penumpang, supir dan kernet, wajib menjalankan protokol kesehatan di masa transisi New Normal," terangnya.
Selain itu, kondisi dari terminal sendiri masih dalam kondisi sepi, tak seramai sebelum adanya Pandemi Covid-19. Menurut Imam, kemungkinan besar para penumpang masih takut, untuk bepergian menggunakan bus.
"Lihat sendiri, kondisi terminal masih sepi penumpang. Mungkin takut di kondisi seperti ini, apa lagi di tiap-tiap perbatasan masih banyak cek poin," imbuhnya.
Tak hanya takut, penumpang yang datang juga wajib menjalankan SOP protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, penggunaan hand sanitizer yang ada di bus, dan surat kesehatan yang berlaku.
"Wajib menggunakan semuanya, menurut SOP Protokol kesehatan yang berlaku. Jika tidak, kami tak memperbolehkan penumpang untuk naik," ungkapnya.
Sementara, salah satu penumpang dengan tujuan Solo, Nur Solihah (57), ragu-ragu saat akan menggunakan bus untuk pulang kampung. Ia ragu apakah diperbolehkan melakukan perjalanan jauh.
Baca Juga: Studi: Disiplin Gunakan Masker Bisa Cegah Gelombang Kedua Virus Corona
"Awalnya takut mas, tapi waktu tanya ke terminal ternyata boleh, tapi harus wajib pakai masker," ujarnya.
Dari pantauan Kontributor Suara.com di lokasi, bahwa hampir semua bus yang berhenti mencari penumpang sangat minim bahkan tidak ada penumpangnya sama sekali, sehingga bus-bus tersebut berhenti di Terminal Purabaya cukup lama.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif
-
20 Nyawa dalam Misteri: KMN Entok Hilang Kontak, Perairan Kangean Disisir Habis-habisan
-
Solar Langka: Jeritan Nelayan Pamekasan yang Terpasung di Darat
-
Tergiur Upah Jutaan, Dua Wanita Penyelundup Sabu Berujung Sial di Lapas Surabaya
-
Madiun Guncang Dunia: Trionda Bola Tercanggih Piala Dunia 2026 Ternyata Made in Jatim