SuaraJatim.id - Misteri hijaber tewas berlumuran darah di Mojokerto perlahan terungkap. Polisi menyatakan jika perempuan berjilbab asal Kediri itu terakhir meninggalkan rumah 23 Juni kemarin.
Keluarga hijaber yang tewas berlumuran darah di Mojokerto sudah diperiksa polisi. Pelaku pembunuhan perempuan berjilbab tewas belumuran darah itu masih belum diketahui.
Dari hasil pemeriksaan terhadap mayat yang ditemukan di Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo Blok Gajah Mungkur Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/6/2020) kemarin ditemukan ada luka di bagian kepala. Luka tersebut menjadi penyebab korban meninggal.
Seperti dilansir BeritaJatim, Kamis (25/6/2020), Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhiy Hangga Putra mengatakan, setelah pihaknya mengantongi identitas korban perempuan berjilbab tewas belumuran darah dan melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, pihaknya juga meminta keterangan pihak keluarga.
“Dimungkinkan hari Selasa (meninggalkan rumah, red). Untuk itu masih kita dalami dari pihak-pihak teman korban karena saat ini anggota masih melakukan penyelidikan. Masih di dalami (apa ada yang menjemput korban sebelum akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat),” jelas Rifaldhiy.
Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah perempuan berjilbab tewas belumuran darah ditemukan ada luka kekerasan di bagian kepala. Luka di bagian kepala tersebut yang menyebabkan kematian perempuan berjilbab belumuran darah.
Meski begitu, pihaknya masih melakukan pendalaman dari petunjuk yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan juga barang milik korban.
"Penyebab kematian karena kekerasaan. Sebab kita temukan adanya luka di bagian kepala, kemungkinan besar luka tersebut yang menyebabkan korban meninggal. Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga dan teman-teman korban," katanya.
Ada beberapa petunjuk, pihaknya berharap petunjuk tersebut bisa mengaitkan kepada kejadian atau peristiwa terkait meninggalnya korban. Yakni siapa orang yang terakhir yang bersama dengan perempuan berjilbab itu, pihaknya masih melakukan pendalaman.
Baca Juga: Misteri Mayat Hijaber Berlumuran Darah di Mojokerto, Kepala Luka Parah
Termasuk lokasi penemuan mayat yakni di Tahura Raden Soerjo Blok Gajah Mungkur Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, apakah hanya lokasi pembuangan mayat atau eksekusi juga. Pihaknya meminta doa agar kasus tersebut cepat terungkap.
“Sementara lokasi penemuan itu belum bisa dipastikan apakah itu juga lokasi eksekusinya. Nanti perkembangan tentu akan kami sharing ke teman-teman secepatnya,” tegasnya.
Dibunuh dengan Sadis
Perempuan berjilbab berlumuran darah tewas di sebuah hutan di Mojokerto, Jawa Timur diduga korban pembunuhan. Hijaber tewas berlumuran darah itu dibunuh dengan sadis.
Dia adalah warga Kediri. Hijaber tewas berlumuran darah itu tergeletak mengenaskan dengan penuh luka.
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menjelaskan ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ada empat luka benda tumpul di kepala sisi sebelah kiri dan ada luka robek di pelipis kanan.
Berita Terkait
-
Sempat Kabur Dalam Kondisi Berlumur Darah, Dua Pembunuh Sopir Taksi Online di Tol Jagorawi Tertangkap
-
Bikin Heboh! Seorang Perempuan di Bandung Berlumuran Darah, Disebut Dianiaya Mantannya Berprofesi Polisi
-
Berani Buka-bukaan Urusan Ranjang, Ini 10 Potret Mesra Venna Melinda dan Ferry Irawan Sebelum KDRT
-
Alami KDRT, Venna Melinda Pernah Ungkap Tabiat Kasar Ferry Irawan Soal Urusan Ranjang
-
Bawa Bola Berlumuran Darah, Pria Gondrong Merangsek ke Lapangan Laga Borussia Dortmund Protes Boikot Piala Dunia 2022
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami
-
Kecelakaan Maut di Manyar Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Trailer!
-
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada
-
Jatim Target Produksi Jagung Tembus 5,4 Juta Ton 2026, Khofifah Ungkap Potensi Surplus Besar