SuaraJatim.id - Kasus pembunuhan buruh pabrik sosis di Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal hingga kini belum terungkap. Buruh pabrik sosis itu tewas mengenaskan dengan ususnya yang terburai dari perut.
Mayat karyawan pabrik sosis itu ditemukan di Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo di area pesawahan tanah bengkok pada 13 Juni 2020 lalu. Mayat Muhammad Ridwan (38) ditemukan dalam kondisi luka tusuk di bagian perut.
Di lokasi sejumlah barang bukti. Di antaranya, Kartu Tanda Penduduk (KTP), uang tunai sebesar Rp 261 ribu, carger Handphone (HP), Surat Tansa Nopol Kendaraan (STNK) motor nopol W 6078 BE serta sejumlah kartu identitas korban dan keluarganya. Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
Seperti dilansir BeritaJatim, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhiy Hangga Putra mengatakan, pihaknya masih menggali informasi dan tim masih melakukan pelacakan.
“Perkembangan belum ada. Keluar pabrik memang pas jam istirahat dan tidak kembali lagi. Keterangan, petunjuk dan saksi,” ungkapnya di Mojokerto, Senin (29/6/2020.
Masih kata Kasat, lokasi penemuan mayat di Tanah Kas Desa (TKD) atau tanah bengkok Desa Tinggar Buntut tersebut diduga menjadi lokasi pembuangan sehingga mayat korban ditemukan warga. Namun hal tersebut berbeda dengan pernyataan Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander.
Kapolres mengatakan, jika lokasi tersebut merupakan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“TKP seketika itu terjadi, bukan tempat pembuangan. Karena tindak pidana locusnya di sana, ya tempat kejadiannya dan di sana lah tempat kejadian perkaranya,” tegasnya.
Ia meminta doa dan jika memang ada yang informasi terkait kasus pembunuhan tersebut, pihaknya akan dengan senang menerimanya sebagai bahan tambahan untuk menggali informasi.
Baca Juga: 2 Polisi Ditangkap karena Bagikan Foto Selfie Bareng Mayat Pembunuhan
Namun pihaknya tetap terus berupaya untuk mengungkap kasus pembunuhan korban bapak satu anak tersebut.
“Tetap mohon doanya teman-teman, sekaligus mana kala ada informasi tambahan yang bisa kami serap dalam rangka penyelidikan. Kita akan terbuka dan kita akan bisa menampung segala informasi tersebut. Untuk golnya cukup jelas berupaya kami secara maksimal untuk melakukan pengungkapan kejadian di Bangsal,” katanya
Kapolres mengaku, semua kasus tak hanya pembunuhan banyak kesulitan dan kendalanya. Namun pihaknya akan tetap berusaha secara maksimal untuk mengungkap kasus pembunuhan dengan luka di bagian perut mirip sayatan benda tajam hingga menyebabkan usus korban terurai keluar tersebut.
“Kesulitannya semua banyak, semuanya pasti ada kesulitan. Tapi tim kami masih berusaha maksimal, tidak ada kata sulit. Namun kita tetap akan berusaha. Hasil otopsi jelas itu hasil pembunuhan, ada penusukan di perut. Namun tim bergerak juga, mudah-mudahan kami juga bisa ungkap,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral Video 22 Detik Penemuan Mayat Terbungkus Kain Tebal Terdampar di Tebing Batu Pulau Angsa
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar
-
Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras