SuaraJatim.id - Sidang kasus NN (26), wanita pekerja seks komersial (PSK) yang digerebek Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama anggota DPR RI Andre Rosiade yang rencananya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A Padang, Kamis (9/7/2020), ditunda.
"Ditunda," tegas Penasihat hukum NN dari Lembaga Advokasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Lappan) Sumbar, Riefia Nadra seperti dilaporkan Covesia--jaringan Suara.com.
Alasan penundaan sidang tersebut, menurut dia, NN belum sampai 14 hari ditahan di Rutan Anak Air Padang.
"Protokoler dari Rutan seperti itu. Tidak boleh tahanan dibawa sebelum 14 hari," kata dia.
Sebelumnya, disebutkan NN ditahan di Polsek Padang Timur. Kemudian dipindahkan ke Rutan Anak Air.
"Dipindahkan pada tanggal 29 Juni atau 1 Juli. Saya lupa pastinya," imbuhnya.
Riefia mengatakan, sidang perdana NN dijadwalkan digelar pada Kamis (16/7/2020) mendatang di PN Kelas 1 A Padang.
Dia menceritakan, berkas perkara kasus NN dilimpahkan dari Kejaksaan Negeri Padang ke pengadilan pada Kamis (25/6/2020).
Diberitakan sebelumnya Polda Sumbar menggerebek NN beserta muncikarinya AS (24) pada Minggu (26/1/2020) di sebuah hotel di Kota Padang.
Baca Juga: Wanita PSK yang Digerebek Andre Rosiade Ditahan Lagi, Ini Alasannya
Kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, penggerebekan itu bisa dilakukan berkat informasi dari Andre.
Andre bahkan ikut hadir dalam penggerebekan itu.
Kasus ini menarik atensi publik dan bahan pemberitaan di berbagai media massa setelah Covesia berhasil mendapatkan pengakuan NN bahwa dirinya "dipakai" terlebih dahulu sebelum digerebek.
NN yang waktu itu sempat ditahan di Mapolda Sumbar, akhirnya mendapatkan penangguhan penahanan dari pihak kepolisian. Namun, setelah kasusnya tahap dua, pihak kejaksaan pun menahan NN. Dia saat ini ditahan di Polsek Padang Timur.
Berita Terkait
-
Klaim Swasembada Bukan Omon-Omon, Andre Rosiade Tantang Pengkritik Cek Gudang Bulog
-
Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua
-
Andre Rosiade Puji Bobby Nasution: Gubernur yang Bekerja Keras!
-
DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek
-
Andre Rosiade Gelar Padel Youth Series, Dorong Padel Jadi Olahraga Rakyat
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP