SuaraJatim.id - Pihak SMK Negeri 4 Malang membantah sekolah mereka disulap jadi hotel akibat dampak pandemi Covid-19.
Sekolah yang menyandang status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sejak 2017, mengklaim sah saja berimprovisasi mengembangkan unit usaha.
Kepala SMKN 4 Malang Wadib Suudi menjelaskan, sekolah diperkenankan mencari, mengelola dan mengembangkan sumber pendapatan dari sektor lain, di luar dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan hibah wali murid.
Sejak status BLUD disandang 2017, sekolah yang akrab disebut Grafika ini bekerjasama dengan penyedia akomodasi dan penginapan Airy Room untuk menyewakan hotel.
"Nah, Airy Room itu kan sudah bangkrut. Sekarang kita kerja sama baru lagi dengan Reddoorz. Rencana resmi beroperasi pada 15 Juli 2020 mendatang," kata Wadib, Selasa (14/7/2020).
Ia melanjutkan, total ada 20 sekolah kejuruan yang ditetapkan menjadi BLUD di Jawa Timur.
Selain SMK Negeri 4 Malang, ada dua sekolah lain yakni SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 11 menyandang status serupa di wilayah Malang.
Usaha perhotelan, menurutnya, tidak hanya dijadikan sebagai kepentingan bisnis semata, melainkan juga sebagai laboratorium siswa jurusan Akomodasi Perhotelan (AP).
"Sebagaimana jurusan kejuruan lain punya laboratorium, anak AP juga kalau enggak punya lab kan gimana," ujarnya.
Baca Juga: Pak Guru Ganteng dan Siswi Cinlok hingga Nikah, Kisahnya Bikin Warganet Iri
Wadib menambahkan, hotel ini merupakan hotel berbasis syariah yang melarang pasangan bukan suami istri sah untuk menginap.
Pihak mengfungsikan bangunan bertingkat di bagian depan untuk hotel dan terpisah dari gedung belajar siswa.
Tak hanya itu, pengoperasian bisnis penginapan ini juga melibatkan tenaga dari para siswa, terutama bagi yang tidak mampu.
"Jadi sekaligus merangsang semangat berwirausaha anak-anak. Bisa punya pengalaman plus penghasilan sendiri selama sekolah," sambung dia.
Perlu diketahui, ada sekitar 28 kamar yang disediakan dengan total 50-an fasilitas bed, lengkap dengan fasilitas AC, kulkas dan kamar mandi.
Macam ruangan juga variatif terdiri dari family room, single room hingga twin.
Berita Terkait
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi
-
Bak Film Aksi, Pengedar Sabu di Bangkalan Kabur Lewat Genteng Lalu Nyungsep dari Plafon