SuaraJatim.id - Warga Desa Kuwik, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri dibuat kesal oleh aksi pencurian yang terjadi pada malam Idul Adha, Jumat (31/7/2020).
Pasalnya, empat kambing kurban yang berada di halaman Masjid Rahmatulloh di desa setempat digondol maling. Padahal keempat kambing itu rencananya disembelih usai Salat Idul Adha.
Kapolsek Kunjang AKP Shokib Dimyati menjelaskan, keempat kambing itu digondol maling sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Padahal sebelum hilang, dua pelaku sempat dipergoki dan dikejar pihak takmir. Namun, takmir masjid tak mampu mengejar duo pencoleng tersebut.
"Jadi jam 02.30 WIB (dini hari tadi) takmir masjidnya itu mendengar ada kambing berteriak-teriak dikira kejiret (terjerat) lehernya. Setelah dicek ternyata kambing itu nggak ada di tempat, karena ada yang mencuri," ujar Shokib, Jumat (31/7/2020).
Mengetahui aksinya kepergok, pelaku langsung masuk ke dalam mobil stesen lewat pintu kiri dan melarikan diri. Sementara takmir bernama Saiful mengajak saudaranya mengejar pelaku dengan sepeda motor. Namun usahanya tak berhasil.
"Saat dikejar takmir, sama pelaku satu kambing dijatuhkan. Jadi fokusnya tidak lagi mengejar (pelaku) melainkan mengambil kambing (yang dijatuhkan) tersebut. Jadi total empat (kambing yang dicuri)," katanya.
Beruntung pihak takmir bersedia mengganti empat kambing yang dicuri tersebut. Sementara kambing pengganti telah disembelih pagi tadi. Dalam kejadian ini pengurus masjid merugi Rp 12 juta.
"Kejadian seperti ini baru pertama kali. Padahal ya sudah kita ingatkan juga untuk jaga. Namun demikian mungkin karena kelalaiannya (takmir)," jelas Shokib.
Kasus pencurian kambing kurban di halaman Masjid Rahmatulloh tidak dilaporkan ke polisi. Namun karena aparat mendengar kejadian ini, maka pihak kepolisian akan mencoba menindaklanjuti.
Baca Juga: Kawanan Perampok Gasak 8 Kambing Kurban, Pedagang Dicekik
Akan tetapi, lanjut Shokib, pihaknya memiliki sejumlah kendala. Seperti tidak diketahui nomor polisi mobil yang dipakai pelaku, dan tiadanya CCTV di sekitar lokasi.
"Tapi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, ya tindak lanjut hukum tetap jalan. Tapi sampai sejauh mana itu PR kita," tutupnya.
Kontributor : Usman Hadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT