- Khoiriyah (47) ditemukan meninggal di kamar kos Desa Jogoroto, Jombang, pada Jumat, 12 Juni 2026 yang lalu.
- Hasil ekshumasi mengungkap korban tewas akibat penganiayaan brutal menggunakan tangan kosong, sapu, serta benturan ke dinding tembok.
- Polisi mengamankan kakak kandung korban berinisial SL sebagai terperiksa atas dugaan tindak kekerasan terhadap adiknya tersebut.
SuaraJatim.id - Kematian CH alias Khoiriyah (47) di sebuah kamar kos di Desa Jogoroto, Jombang, awalnya dianggap sebagai musibah biasa.
Laporan awal yang beredar menyebut wanita lajang ini mengembuskan napas terakhir setelah terpeleset di kamar mandi pada Jumat (12/6/2026). Namun, bagi penyidik Polres Jombang, ada yang mencurigakan di balik narasi tersebut.
Keyakinan polisi bahwa ada rahasia gelap di balik kematian Khoiriyah akhirnya terbukti. Skenario jatuh di kamar mandi itu runtuh seketika saat tim forensik membongkar makam korban dan mengungkap fakta yang jauh lebih mengerikan.
Minggu (14/6/2026), Dusun Pajaran menjadi saksi bisu proses ekshumasi. Polisi terpaksa menggali kembali makam Khoiriyah untuk mencari jawaban yang disembunyikan.
Hasilnya mengejutkan. Tubuh wanita malang itu tidak menunjukkan tanda-tanda kecelakaan tunggal, melainkan jejak-jejak kekerasan yang brutal.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menegaskan bahwa Khoiriyah mengalami penganiayaan berat sebelum nyawanya melayang.
"Kematian korban sangat tidak wajar. Temuan forensik selaras dengan keterangan saksi, ada bekas hantaman tangan kosong, hantaman sapu, hingga benturan ke tembok," ujar AKP Dimas Robin, Senin (15/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Yang lebih memilukan, sosok yang kini diamankan dan berada di bawah radar penyidik adalah SL (50), yang tak lain merupakan kakak kandung korban sendiri.
Polisi telah menyita sejumlah barang bukti dari kamar kos yang menjadi lokasi kejadian, termasuk sebuah sapu yang diduga digunakan untuk menyiksa korban. Namun, hingga kini, SL masih memilih bungkam seribu bahasa.
Baca Juga: Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
Di depan penyidik, sang kakak lebih banyak terdiam, seolah menyimpan rapat-rapat apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamar kos itu sebelum adiknya meregang nyawa.
"Status kakak korban saat ini masih sebagai terperiksa. Kami terus mendalami keterangannya meskipun yang bersangkutan masih minim bicara," tambah AKP Dimas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet