- Kecelakaan fatal melibatkan mobil Honda City dan truk gandeng terjadi di Tol Jombang-Mojokerto pada Kamis malam, 11 Juni 2026.
- Insiden di KM 690+100 A tersebut mengakibatkan satu penumpang tewas di lokasi dan satu orang lainnya mengalami luka berat.
- Polisi sedang menyelidiki dugaan faktor kelalaian pengemudi sebagai penyebab utama tabrakan keras di ruas jalan tol tersebut.
SuaraJatim.id - Kecelakaan terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 690+100 A, tepat di wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Jombang, pada Kamis (11/6/2026) malam.
Sekitar pukul 22.00 WIB, sebuah mobil Honda City berkelir perak melaju dari arah barat menuju timur. Namun, di lajur lambat, maut rupanya telah menanti.
Mobil bernopol S 1607 XB itu menghantam bagian belakang truk gandeng Hino (AG 8548 UV) dengan kecepatan yang menyisakan kerusakan hebat.
Akibat benturan keras tersebut, nyawa Yanuar Bagus (36) tak tertolong. Pria asal Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Tembelang itu mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.
Luka berat akibat hantaman membuat tubuh wiraswasta tersebut tak mampu bertahan sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, sang pengemudi Honda City, Gustaf (33), warga Desa Ploso, harus berjuang melewati masa kritis. Ia kini menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang akibat luka-luka yang dideritanya.
Di sisi lain, Anwari (49), pengemudi truk asal Kediri, dilaporkan selamat tanpa luka sedikit pun, meski guncangan hebat sempat ia rasakan saat kendaraannya ditabrak dari belakang.
Kanit PJR Jatim III Ditlantas Polda Jatim, AKP Sudirman, mengonfirmasi bahwa cuaca saat kejadian sebenarnya sangat mendukung untuk berkendara. Namun, faktor konsentrasi diduga menjadi kunci utama di balik musibah ini.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. Kendaraan sudah kami amankan untuk proses olah TKP," ujar Sudirman pada Jumat (12/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Pertamax Melejit, Pejabat Pemkab Lumajang Dilarang Bawa Mobil Dinas
Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi para pengguna jalan bebas hambatan. Jalan tol yang lurus dan kondisi cuaca yang cerah terkadang memicu kelengahan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman dan mematuhi batas kecepatan. Konsentrasi adalah harga mati saat berkendara demi mencegah kejadian serupa terulang kembali," tutupnya.
Berita Terkait
-
Pertamax Melejit, Pejabat Pemkab Lumajang Dilarang Bawa Mobil Dinas
-
Badai di Jombang: 1.000 Buruh PT SGS Terancam PHK, SBPJ Siapkan Perlawanan Besar
-
Travel Jakarta-Madura Hantam Truk di Tol Ngawi-Solo, Dua Orang Terjepit Kabin Ringsek
-
Honda Brio Terjun Bebas dari Flyover Gubeng Surabaya, Sopir Mabuk Malah Ngamuk ke Petugas
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Uang Judol Rp9 Miliar Milik Jaka Purnama Disetorkan ke Negara
-
Remaja Blega Nekat Terjun dari Menara BTS Ketinggian 100 Meter
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang