- Ratusan nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, Trenggalek, menghentikan aktivitas melaut akibat ancaman gelombang laut setinggi 2,5 meter.
- Pemilik kapal KM Sumber Makmur mengalami kerugian finansial signifikan setelah nekat melaut di tengah cuaca buruk pada Senin lalu.
- Selama masa tunggu cuaca membaik, para nelayan memanfaatkan waktu di dermaga untuk memperbaiki jaring dan melakukan perawatan rutin kapal.
SuaraJatim.id - Pemandangan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Senin (15/6/2026) pagi, terasa berbeda. Ratusan kapal motor tampak berjejer rapi, bersandar membisu di dermaga.
Tak ada deru mesin yang membelah samudera, hanya suara hempasan ombak selatan yang menggelegar, membawa pesan bahaya bagi siapa pun yang nekat menantangnya.
Bagi para nelayan di Teluk Prigi, Trenggalek, saat ini adalah waktu yang ironis. Di satu sisi, laut sedang murah hati dengan limpahan ikan.
Namun di sisi lain, Samudera Hindia sedang menunjukkan taringnya dengan gelombang setinggi 2,5 meter yang siap menggulung perahu apa pun.
Tarmuji (45), pemilik KM Sumber Makmur, adalah satu dari sedikit nelayan yang sempat mencoba berjudi dengan alam. Hari Minggu kemarin, ia nekat memberangkatkan kapalnya bersama 15 Anak Buah Kapal (ABK) mencari ikan.
Namun, harapan itu pupus saat kapalnya baru mencapai beberapa mil dari bibir pantai. Di tengah laut, badai menyambut. Angin kencang dan ombak setinggi rumah membuat nyali para ABK menciut. Demi keselamatan nyawa, Tarmuji memutuskan putar balik.
"Kami ingin coba-coba adu peruntungan, siapa tahu beruntung. Ternyata di tengah angin sangat kencang dan gelombang tinggi. Akhirnya balik lagi ke teluk," keluh Tarmuji saat ditemui di pelabuhan.
Keputusan untuk menepi bukan tanpa konsekuensi finansial yang berat. Sekali jalan, Tarmuji harus merogoh kocek lebih dari Rp3 juta untuk biaya solar dan logistik 15 orang ABK.
Namun, perjuangan melawan badai itu hanya menghasilkan 2,5 kuintal ikan, angka yang sangat jauh dari kata cukup untuk sekadar menutup modal.
Baca Juga: Tebing 100 Meter di Desa Nglinggis Longsor, Jalur TrenggalekPonorogo Ditutup
"Rugi besar lah pokoknya. Ini tidak akan saya ulang lagi. Lebih baik menunggu cuaca benar-benar membaik daripada memaksakan diri," tambahnya.
Meski aktivitas melaut berhenti total, dermaga Prigi tidak sepenuhnya mati. Para nelayan kini beralih profesi sejenak menjadi tukang servis dadakan.
Di bawah terik matahari, mereka tampak telaten memperbaiki jaring yang robek, mengecat ulang lambung kapal, hingga melakukan pengecekan mesin secara mendalam. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tebing 100 Meter di Desa Nglinggis Longsor, Jalur TrenggalekPonorogo Ditutup
-
Batu Raksasa Terjang Fortuner di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Jalur Nasional Lumpuh Total
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Longsor Tutup Jalur TrenggalekPonorogo, Batu Raksasa Blokir Total Akses Lalu Lintas di Km 16
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya
-
Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027
-
Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi