- Sebuah mobil tertimpa batu besar di jalur nasional Trenggalek-Ponorogo, KM 16 Desa Nglinggis pada Kamis pagi.
- Pengemudi mobil dilaporkan selamat dari insiden tersebut meskipun kendaraannya mengalami kerusakan parah pada bagian mesin.
- Pihak kepolisian menutup total jalur tersebut karena kondisi tebing yang labil dan berisiko terjadi longsor susulan.
SuaraJatim.id - Maut seolah sejengkal saja dari hadapan Eko Priyono (49). Warga Tulungagung ini tak pernah menyangka bahwa perjalanannya melintasi jalur nasional Trenggalek-Ponorogo pada Kamis pagi (16/4/2026) akan berubah menjadi peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya.
Di bawah tebing curam KM 16, Desa Nglinggis, Kabupaten Trenggalek, sebuah batu raksasa berdiameter 1,5 meter tiba-tiba runtuh dan menghantam bagian depan mobil Toyota Fortuner yang dikemudikannya.
Dentuman keras tersebut tidak hanya menghancurkan mesin kendaraan mewah itu, tetapi juga menghentikan total urat nadi transportasi antarkota tersebut.
Kejadian mencekam ini bermula sekitar pukul 10.10 WIB. Saat itu, petugas kepolisian sebenarnya tengah memberlakukan sistem buka-tutup jalur karena kondisi cuaca dan kerawanan tebing.
Giliran kendaraan dari arah Trenggalek menuju Ponorogo, termasuk Fortuner bernomor polisi AG 1671 SK milik Eko, dipersilakan melintas.
Namun, alam punya kehendak lain. Tepat saat mobil Eko berada di titik paling rawan, material batu dari puncak tebing terlepas. Tanpa sempat menghindar, bongkahan batu masif itu terjun bebas dan menghujam kap mesin mobil.
"Kondisi kap dan mesin rusak parah. Beruntung, hantaman batu tidak mengenai ruang kemudi secara langsung. Pengemudi dipastikan selamat, namun mengalami syok berat akibat kejadian tersebut," ungkap Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto.
Merespons insiden yang nyaris menelan korban jiwa ini, pihak kepolisian mengambil langkah tegas. Jalur utama yang menghubungkan Trenggalek dan Ponorogo tersebut kini ditutup total bagi seluruh jenis kendaraan.
Keputusan pahit ini diambil karena hasil pantauan di lapangan menunjukkan kondisi tebing yang masih sangat labil. Potensi longsor susulan dengan skala yang lebih besar masih mengancam siapa saja yang nekat melintas.
Baca Juga: Longsor Tutup Jalur TrenggalekPonorogo, Batu Raksasa Blokir Total Akses Lalu Lintas di Km 16
"Demi keselamatan masyarakat, jalur kami tutup total tanpa terkecuali. Kami telah mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif," tegas AKP Sony.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di KM 16 Desa Nglinggis masih dipenuhi petugas gabungan. Personel dari BPBD, Basarnas, hingga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi material batu dan melakukan kajian teknis terhadap kekuatan tebing.
Polisi mengimbau dengan keras agar pengendara, terutama kendaraan besar seperti bus dan truk, untuk tidak memaksakan diri melewati jalur alternatif.
Mengingat medan alternatif yang sempit dan terbatas, para sopir diminta untuk bersabar menunggu rekomendasi resmi dari otoritas terkait sebelum jalur nasional dibuka kembali. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Longsor Tutup Jalur TrenggalekPonorogo, Batu Raksasa Blokir Total Akses Lalu Lintas di Km 16
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat
-
Gempa Pacitan Rusak 8 Bangunan di Trenggalek, Termasuk Balai Desa
-
Longsor Tebing 10 Meter Terjang Mobil di Jalur TawangmanguMagetan, Akses Wisata Sempat Lumpuh!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi