Hindari acara, pertemuan, dan tempat-tempat ramai di mana tidak mungkin untuk menjaga jarak dari orang lain.
Jangan lupa memakai masker. Karena jika tidak, Anda dapat terpapar tetesan infeksi yang keluar dari orang yang berdiri dekat dengan Anda.
Jika Anda memutuskan untuk mengadakan pesta kecil, tugaskan satu orang untuk menyajikan makanan untuk membatasi jumlah tangan yang menyentuh peralatan makan.
Orang-orang juga bisa membawa makanan mereka sendiri dan makan dari wadah mereka sendiri.
Batasi kontak fisik dengan tamu, jangan berpelukan atau berjabat tangan.
Jika Anda ingin mengunjungi restoran, maka pastikan meja Anda berjarak dua meter dari meja berikutnya. Jangan makan dari prasmanan untuk membatasi kontak dengan peralatan yang disentuh oleh semua orang. Ingatlah untuk terus menjaga jarak sosial ketika berjalan melalui area umum, saran CDC.
4. Jaga jarak 2 meter saat olahraga
Akan lebih mudah menjaga jarak jika Anda berjalan kaki atau bersepeda di sekitar tempat tinggal Anda atau di tempat lain. Tapi jika Anda ingin membakar kalori di gym atau taman, periksa peraturan sebelumnya: Berapa banyak orang yang diperbolehkan di gym pada satu waktu, dan apakah gym tersebut menerapkan jarak sosial?
Batasi aktivitas kelompok di gym. Ingatlah untuk tidak mendekati orang-orang di dalam ruangan tertutup, seperti sauna, studio, dan ruang ganti, demikian saran CDC.
Baca Juga: Studi: Penularan Covid-19 Lebih Tinggi pada Anak Sekolah di Atas 9 Tahun
Namun, jika Anda berpartisipasi dalam latihan kelompok, silakan gunakan masker kain dan jaga jarak 2 meter dari yang lain. Biarkan jendela terbuka untuk sirkulasi udara yang cukup.
5. Kenakan masker di fasilitas bersama
Rumah jompo dan hostel tidak dirancang untuk menghadapi pandemi. Banyak orang tinggal dan bekerja di tempat yang sempit, seperti ruang cuci, ruang makan, tangga, dan lift.
CDC merekomendasikan bahwa orang yang tinggal di fasilitas bersama harus mengenakan masker kain ketika berada di sekitar orang lain yang tidak tinggal bersama mereka dalam jarak dekat. Membatasi sukarelawan dan pekerja yang tidak penting dapat membantu situasi ini juga. Yang penting, staf tidak boleh langsung masuk ke kamar. Mereka harus menggunakan teknologi untuk berkomunikasi dengan penghuni agar berada di sisi yang lebih aman.
6. Berbagi ruang dengan orang sakit
Ventilasi yang tepat adalah suatu keharusan ketika berbagi ruangan dengan orang yang sakit. Buka jendela dan nyalakan kipas angin. Di kamar tidur, pisahkan tempat tidur antara orang sehat dan sakit. Jika Anda tidak bisa, cari pembatas kamar, atau pasang sprei, kata CDC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart
-
Karhutla Bromo Meluas Jadi 176 Hektare, Pemadaman Diperkuat Dua Helikopter dan Drone
-
Polda Jatim Petakan Kerawanan Telaga Sarangan, Parkir hingga Bekas Longsor Jadi Perhatian
-
Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi
-
Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta