SuaraJatim.id - Gara-gara duitnya habis buat beli kuota untuk mabar (main bareng) permainan Mobile Legends, Free Fire (FF) dan PUBG, tiga pemuda di Surabaya, Jawa Timur, nekat bobol kotak amal masjid.
Tiga pemuda di Surabaya ini tak patut jadi panutan. Semula gila main bersama (mabar) permainan Mobile Legend, FF dan PUBG tetapi justru selanjutnya jadi teman bareng curi kotak amal.
Tiga pemuda itu: Bayu Lesmono, Jombang (24) warga Medokan semampir blok A No. 35, Andri Setiawan (29) warga Medokan Semampir blok E no. 26, dan MAJ (15) warga Sukolilo Surabaya.
Menurut pelaku, mereka mencuri kotak amal karena kuota internetnya habis. Karena tak bisa mabar, mereka pun berinisiatif mengambil kotak amal.
“Kehabisan kuota dan mau lanjut mabar lagi. Awalnya curi satu tapi masih kurang jadi ambil kotak amal lain,” jelas Andri kepada Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Jumat (7/8/2020).
Tak hanya dua kali curi kotak amal, ketiga pelaku juga mencuri barang dagangan milik seorang penjual buah. Mereka mencuri melon yang rencananya mereka jual. Usai dijual, uang hasil penjualan tersebut juga akan digunakan untuk membeli pulsa.
Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Abidin menjelaskan, ketiganya mencuri selama tiga kali. Pertama dan kedua, mereka mencuri kotak amal.
“Sedangkan ketiga mencuri buah untuk dijual. Hasil penjualan dan uang curian kotak amal dipakai buat beli pulsa untuk dipakai main bareng. Entah game apa yang pasti game ponsel,” ucapnya.
Kini ketiga pelaku sudah menjalani pemeriksaan dan satu anak di bahwa umur juga sudah diperiksa. Ketiganya akan dikenakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan pasal 363 KUHP.
Baca Juga: Heboh Baju Superhero Atta Halilintar di Ashiap Man Mirip Green Arrow
Berita Terkait
-
Heboh Baju Superhero Atta Halilintar di Ashiap Man Mirip Green Arrow
-
Gunung Sinabung Erupsi, 4 Kecamatan di Karo Tertutup Abu Vulkanik
-
Real Madrid Dieliminasi Manchester City di 16 Besar, Zidane Buka Suara
-
Lawan Corona, Mahasiswa UMM Lakukan Gerakan #SalingKuatMenguatkan di Jalan
-
Gelombang Tinggi, Kapolres Bantul: Anak Belajar di Rumah Jangan Ajak Pergi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan