SuaraJatim.id - Meski menjadi yang tertinggi dalam kasus penularan Virus Corona, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menilai hal itu biasa saja. Ini karena di kasus-kasus sebelumnya, daerah ujung timur pulau Jawa ini, memang kerap kali sering tinggi penyebaran penyakit.
Ketua Kuratif Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi, membenarkan jika Jawa Timur selalu tinggi tingkat penularan penyakit apapun itu. Namun ia tak mengetahui dengan pasti penyebabnya.
"Jawa Timur itu selalu banyak, enggak tau kenapa, tetapi kesembuhan kita juga kembali tinggi. Coba lihat di Google, seperti flu Spanyol, dan penyakit-penyakit lainnya, Jawa Timur pasti kasusnya tinggi," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (8/8/2020).
Dengan banyaknya kasus penularan Virus Corona di Jawa Timur, banyak pula kesembuhan yang terjadi di Kota/Kabupaten yang ada di daerah pimpinan Khofifah Indar Parawansa ini.
"Kasus kita besar, tapi angka kesembuhan kita besar. Mulai 1 bulan terakhir ini tren angka kesembuhan tinggi. 38 Kabupaten sudah kesembuhannya bisa mencapai lebih 50 persen," imbuhnya.
Beruntungnya, kasus baru yang bermunculan menurun di Jawa Timur. Namun Joni tetap mengimbau masyarakat di Jatim, untuk tetap terus menjaga protokol kesehatan.
"Kasus baru turun, 89 persen. Kalau dari Jawa Timur itu sudah menemukan metode, jangan sampai warga lepas masker, tetep cuci tangan atau hand sanitizer," ucapnya.
Untuk diketahui, dari data terakhir per tanggal 7 Agustus 2020, tingkat konfirmasi kesembuhan di Jawa Timur mencapai 17.221, yakni 70,31 persen. Sementara komulatif konfirmasi yang dirawat sebanyak 24.493, yaitu sekitar 22,2 persen, dan yang meninggal sebanyak 1.834 atau 7,49 persen.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Update 8 Agustus: Kasus Positif Corona Indonesia Kembali Bertambah
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Dekatkan Akses Bahan Pokok Terjangkau
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental