SuaraJatim.id - Gara-gara sofa di rumah berbau sperma, Bayu Andi Irawan tega membunuh kekasihnya sendiri, yakni Irine Siska Widyastuti.
Mayat perempuan berusia 43 tahun yang berstatus janda tersebut, ditemukan tergeletak di Kompleks Perumahan Alam Juanda, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur.
"Pelaku sudah kami tangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Motif pembunuhannya adalah cemburu buta," kata Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Sumardji melalui keterangan tertulis yang didapat Suara.com, Rabu (12/8/2020).
Tragedi itu berawal pada hari Minggu (28/6), ketika Bayu melawat ke rumah Irine. Kala itu, dia melihat dua lelaki lain bertamu juga di rumah tersebut.
Bayu cemburu, dan terlibat adu mulut dengan Irine. Tapi, Irine berhasil meyakinkan Bayu bahwa dirinya tak memunyai hubungan apa pun dengan kedua lelaki tersebut.
Selang sehari, Senin (29/6), Bayu dan Irine berpesta minuman keras di rumah tersebut. Tapi pada hari itu, Bayu kembali marah karena mencium bau sperma di sofa.
Karena cemburu sudah memuncak, Bayu lantas menganiaya Irine. Dia membekap mulut dan hidung Irine hingga korban tewas kehabisan nafas.
"Jadi, tersangka ini marah karena mencium bau sperma di sofa. Dia marah, menjegal korban hingga tersungkur dan dibekap sampai meninggal," kata Sumardji.
Seusai membunuh, Bayu sempat membersihkan diri. Dia lantas kabur membawa mobil Honda HRV bernomor polisi L 1487 IU milik Irine. Dia kabur ke Malang.
Baca Juga: Janda Dibunuh Pakai Palu karena Tolak ML, Mayatnya Diseret, Dibuang ke Laut
Sementara jenazah korban baru ditemukan selang dua hari, yakni Rabu (1/7), oleh adik ipar Irine, yakni Adi Wicaksono.
"Jadi adik iparnya menelepon korban, tapi nomornya tak aktif. Akhirnya dicek ke rumah di Blok BB/10 Desa Pepe," kata dia.
Sesampainya di rumah korban, Adi mengetuk pintu tapi tak mendapat respons dari dalam. Dia akhirnya melapor ke petugas keamanan kompleks untuk mendobrak pintu.
"Saat dibuka, ada jenazah korban tergeletak di lantai ruang tamu. Sudah bengkak karena tiga hari meninggal," kata dia.
Kepada polisi, pelaku mengakui dirinya dan Irine sebenarnya tidak berstatus pasangan kekasih.
"Ya TTM (teman tapi mesra) lah, begitu. Menurut saksi, korban ini berstatus janda," kata Sumardji.
Berita Terkait
-
Siapkan Palu dan Lakban, Aksi Sadis Duda Pembunuh Janda Astrid di Apartemen
-
Tewas Terikat di Ranjang, Janda Astrid Dibunuh Pacar karena Berselingkuh
-
Ogah Diajak Bersetubuh oleh Pemilik Warung, Janda Tewas Dikepruk Palu
-
Janda Dibunuh Pakai Palu karena Tolak ML, Mayatnya Diseret, Dibuang ke Laut
-
Disetubuhi lalu Dibunuh, Pembunuh Janda di Kepri Jalani Rekonstruksi
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Nahdliyin Muda Serukan 7 Tuntutan, Diadang Banser di Muktamar NU
-
Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan
-
Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35