SuaraJatim.id - Seorang lelaki tua berusia 74 tahun, Saim tewas terlindas mobil karena motor yang dikendarai temannya, Sutono (51) gagal salip sebuah mobil. Kejadian kecelakaan ini di Jalan KH Syafii Gresik, Jawa Timur.
Saim (74) adalah warga Desa Takeranklanting, Kecamatan Tikung, Lamongan. Saim yang dibonceng Sutono (51) warga Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik.
Kejadian itu bermula saat Sutono yang mengendarai Honda Beat W 6075 MJ berboncengan dengan Saim. Saat melintas di Jalan KH.Syafii Gresik.
Ada kendaraan Toyota Avanza KT 1481 yang dikemudikan Sutrisno (30) asal Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik.
Saat itu, Sutrisno berusaha mendahului dari sisi sebelah kiri motor yang dikemudikan Sutono. Karena di depan haluannya terlalu dekat.
Mobil yang dikemudikan menyenggol kemudi motor Sutono lalu terjatuh. Naasnya Saim yang dibonceng juga turut jatuh namun dari dekat malah terlindas mobil.
Korban Saim sempat dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna mendapatkan pertolongan medis. Namun, saat sampai di rumah sakit.
Korban yang mengalami luka parah di kepala akhirnya meninggal dunia.
Sementara Sutono yang membonceng korban hanya mengalami luka pada tangan kirinya.
Baca Juga: Kabar Duka Datang dari Vokalis Jamrud Krisyanto, Anaknya Kecelakaan
Sedangkan Sutrisno pengemudi Toyota Avanza tak mengalami luka sedikit pun.
Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka menuturkan, berdasarkan olah TKP di lapangan serta memeriksa sejumlah saksi-saksi.
Mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Sutrisno terlalu mengambil haluan ke kanan.
“Penyebab laka ini akibat karena mobil Toyota Avanza yang menyalip di sebelah kiri terlalu ke kanan. Sehingga, membentur kemudi motor yang dikendarai Sutono,” ujarnya, Jumat (21/08/2020).
Masih menurut Yossy, jenazah korban yang meninggal akibat kecelakaan sudah dievakuasi.
Sedangkan pengemudi mobil Toyota Avanza sudah dimintai keterangan dan diamankan.
Berita Terkait
-
Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Pemilik KM Mutiara Sentosa II Diduga Bermasalah, 3 Kali Alami Kecelakaan Kapal
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api
-
Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
3 Alasan Skin Mobile Legends Terbaru Wajib Dibeli dari GoPay Games Sekarang
-
Dua Jam Lawan Kebakaran, Damkar Padamkan Api yang Hanguskan Rumah Warga Jombang