SuaraJatim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur, mencatat lonjakan 13 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah setempat sehingga total pasien mencapai 262 orang.
"Terjadi penambahan 13 pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Magetan pada Jumat, 4 September 2020, sehingga total kasusnya naik dari 249 menjadi 262 orang," ujar Kepala Diskominfo Kabupaten Magetan Saif Muchlissun dalam keterangannya di Magetan, Jumat (4/9/2020) malam.
Ia mengatakan bahwa tambahan 13 kasus ini terdaftar sebagai kasus nomor 250 hingga 262. Dari ke-13 pasien, hampir semuanya tertular akibat kontak erat dengan kasus konfirmasi sebelumnya.
Sesuai data, pasien ke-250 berinisial SS (49), seorang perempuan, warga Kecamatan Ngariboyo. Pasien 250 ini berstatus awal suspect yang dirawat rumah sakit di Magetan. Pasien ke-251 berinisial SS (56), seorang perempuan, warga Kecamatan Nguntoronadi. Pasien 251 ini merupakan kontak erat pasien ke-236.
Pasien ke-252 berinisial MRT (49), seorang perempuan, warga Kecamatan Magetan, yang merupakan kontak erat pasien ke-202. Pasien ke-253 berinisial BUD (68), seorang laki-laki, warga Kecamatan Magetan, yang merupakan kontak erat pasien ke-228.
Pasien ke-254 berinisial BAS (47), seorang laki-laki, warga Kecamatan Magetan, yang merupakan kontak erat pasien ke-225. Pasien ke-255 berinisial RS (45), seorang perempuan, warga Kecamatan Magetan, yang merupakan kontak erat pasien ke-230.
Kemudian, pasien ke-256 berinisial EBE (35), seorang laki-laki, warga Kecamatan Magetan, yang terkonfirmasi awal melalui tes cepat dan hasilnya reaktif.
Pasien ke-257 berinisial AC (9), seorang perempuan, warga Kecamatan Magetan, yang merupakan kontak erat pasien ke-225. Pasien ke-258 berinisial RZ (41), seorang perempuan, warga Kecamatan Magetan, yang merupakan kontak erat pasien ke-202.
Lalu, pasien ke-259 berinisial NA (33), seorang perempuan, warga Kecamatan Takeran, yang merupakan kontak erat pasien ke-214. Pasien ke-260 berinisial NSS (25), seorang perempuan, warga Kecamatan Sukomoro, yang merupakan kontak erat pasien ke-226.
Baca Juga: Bantul Yogyakarta Diguncang Gempa, Terasa Hingga Tulungagung Jawa Timur
Pasien ke-261 berinisial SS (59), seorang laki-laki, warga Kecamatan Kawedanan, yang merupakan kontak erat pasien ke-207. Dan, pasien ke-262 berinisial RS (51), seorang perempuan, warga Kecamatan Bendo, yang merupakan kontak erat pasien ke-236.
Saif Muchlissun mengatakan, selain itu, terdapat empat pasien yang dinyatakan sembuh di Magetan. Pasien sembuh itu adalah kasus nomor 179, warga Kecamatan Ngariboyo, pasien ke-184, warga Plaosan, pasien ke-205, warga Kawedanan, dan pasien ke-226, warga Sukomoro.
Berdasarkan pemutakhiran peta sebaran COVID-19 Kabupaten Magetan, Jumat, 4 September 2020 pukul 19.00 WIB, terdapat 262 orang terkonfirmasi positif. Dari jumlah 262 itu, sebanyak 175 orang sembuh, 12 orang meninggal, dan 75 orang dalam perawatan dan isolasi mandiri. [Antara]
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Ledakan di Pakuwon City Surabaya, Puluhan Bangunan dan Kendaraan Rusak
-
63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang
-
Khofifah: Batik Jatim Bukan Sekadar Warisan Budaya, tapi Penggerak Ekonomi
-
Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
Terkini
-
Terkuak! Semburan Lumpur di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Pipa Raksasa Petrokimia Gresik Bocor
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Peran BRILink Agen di Desa: Giatkan Ekonomi Lokal
-
Survei Arawicaksa: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Hanya 50,1 Persen, Harga Pangan Jadi PR Utama
-
Geger Semburan Lumpur Muncul di Jalan Dupak Surabaya, Warga Khawatir Lapindo Jilid 2
-
Skandal di Ruang Kelas: Dosen UPN Veteran Jatim Diduga Paksa Cium Mahasiswi Hukum