SuaraJatim.id - Aksi yang dilakukan seorang gadis remaja berinisial LC (19) membuat gempar warga Surabaya. Pasalnya, dia membikin pengakuan soal aksi begal.
Dikutip Suara.com dari Beritajatim, LC mengaku membegal rekannya sendiri. Pengakuan itu disampaikan lewat rekaman video yang kini viral di media sosial.
Menurut pengakuan gadis ini, dirinya melakukan kejahatan karena terpaksa. Sebab dia diancam oleh rekan lelakinya. Atas perbuatannnya, LC kini sudah ditangkap dan mendekam di penjara.
“Benar, LC atau yang bersangkutan merupakan komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal. Saat ini ditahan di Polrestabes Surabaya,” kata Kapolsek Lakarsantri AKP Hendrik Wardhana.
Hendrik menambahkan, kepolisian sampai saat ini masih mendalami kasus begal perempuan ini. Terlebih dua pria yang merupakan komplotan ini belum tertangkap. Sehingga petugas masih melakukan pelacakan dua lelaki rekan LC.
“Iya masih kami kembangkan. Mudah-mudahan segera ada petunjuk, sehingga pelaku dapat kami amankan. Nanti tunggu perkembangannya,” kata Hendrik.
Komplotan begal tersebut viral setelah videonya diunggah salah satu akun bernama Anggra Jangfoloy beberapa hari lalu. Setelah memposting di berandanya, video itu pun ramai dibagikan ke beberapa grup Facebook. Bahkan saat ini sudah disukai 322 orang, 70 komentar dan 462 kali dibagikan.
Dalam video itu juga terdengar percakapan para perempuan yang bertanya sambil memarah-marahi pelaku. Juga terdengar bahwa korban adalah teman akrab LC. Pelaku pun mengaku perbuatannya karena disuruh dua cowok, yang salah satunya diakui sebagai pacar.
Anggra, kakak korban menceritakan, petaka yang menimpa adiknya itu terjadi pada 2 September 2020. Awalnya, LC sedang berada di indekos korban. Dengan alasan kehabisan uang, ia lantas meminta korban mengantarnya ke tempat kakaknya.
Baca Juga: Viral Video Begal Payudara, Pelaku Habis Dihajar Massa saat Beraksi
Tak disangka, saat diantar, ia dan rekannya ternyata meminta ponsel korban di kawasan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Sebelum ditodong dan diminta menyerahkan ponsel pintar korban diajak berputar-putar oleh LC hingga ke tempat gelap. Korban pun ketakutan, sementara LC tampak tenang. Dari situlah korban mulai curiga. Beruntung saat peristiwa itu terjadi ada mobil yang melintas. Para pelaku lantas melarikan diri.
“Akhirnya adik saya meminta berhenti untuk ganti posisi nyetir. Kemudian didekati oleh dua orang laki-laki dengan mengendarai sepeda Supra X. Terus ngeluarin pisau ditodongkan dan membentak adik saya untuk memberikan HP-nya,” kata Anggra.
“Alhamdulillah HP adik saya nggak jadi dirampas. Setelah itu adik saya balik lagi ke kos-nya sama dia. Kemudian saya samperin, saya tanya, ternyata dia ngaku jika dua laki-laki yang mencoba begal itu temannya sendiri. Ya langsung saya bawa ke kantor polisi, saya laporkan."
Berita Terkait
-
Dua Begal Bersenpi Diamuk Massa di Tambora, Warga Ikut Terluka Kena Pantulan Peluru!
-
Dor...! Lepaskan Tembakan saat Diamuk Warga di Tambora, 2 Pelaku Begal Senpi Kritis
-
HP Dirampas, Sejoli Korban Begal di Jakbar Ternyata Suka Main Game Online di Warteg sampai Subuh
-
Apes, Mahfud Dicegat Komplotan Begal Sadis saat Pasang Baliho Cabup, Kepala Ditebas Parang!
-
Bacok Siswa SMP Depok Hingga Terluka 10 Jahitan, Pelaku Begal HP Ngaku Buat Beli Sabu
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari
-
Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat
-
Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran
-
Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak, BRI Prioritas Perluas Privilege Lewat Kolaborasi dengan Sequoia School