SuaraJatim.id - Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur, memberikan pelatihan pengembangan pariwisata kepada 50 orang warga dalam upaya pembenahan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Selasa (9/9/2020) di Mojokerto menyatakan bahwa pihaknya memberikan pelatihan ini dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif di bidangnya.
"Sedikitnya 50 peserta dari seluruh perwakilan sektor di Kota Mojokerto mendapatkan pelatihan selama empat hari dari Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Mojokerto maupun Pemprov Jatim," jelasnya.
Pelatihan mengambil tema pemahaman kebijakan pengembangan pariwisata yakni kondisi Kota Mojokerto saat ini yang tengah melakukan perubahan dan pembenahan dalam mewujudkan kota berjuluk Kota Onde-Onde sebagai Kota Pariwisata.
"Salah satu faktor pendukung dalam hal tersebut ialah adanya tol Trans Jawa yang melintasi Kota Mojokerto," katanya.
Ika Puspitasari mengatakan, saat ini Kota Mojokerto didukung berbagai sumber daya yang lengkap seperti memiliki Perda Cagar Budaya dan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), sekaligus SDM di semua instrumen industri pariwisata.
"Selain itu, dalam mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata tidak lepas dari Peraturan Presiden Nomor 84 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Gerbang Kertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan)," kata perempuan yang akrab dipanggil Ning Ita ini.
Dalam menyiapkan strategi pembangunan destinasi pariwisata, Ika Puspitasari telah menyiapkan berbagai kebutuhan instrumen pendukung lainnya.
"Seperti menyiapkan SDM yang unggul dan rekayasa pembuatan destinasi. Guna mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata, kami meminta kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan teknologi dan aplikasi sebagai media branding dan promo kepada khalayak," tutupnya. [Antara].
Baca Juga: Bupati Mojokerto Fokus Pulihkan Ekonomi dan Perlindungan Tenaga Kerja
Tag
Berita Terkait
-
Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api
-
Danau Sunter Disulap Pemprov DKI, Siap Gelar Jakarta Watersport Festival 2026
-
"Venesia dari Timur" di China: Kota Air Berusia 900 Tahun Ini Siap Memukau Turis Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Akui Persib Favorit, Bernardo Tavares: Persebaya Datang Bukan untuk Menyerah
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam