- Persebaya Surabaya akan menghadapi Persib Bandung dalam final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali malam ini.
- Pelatih Bernardo Tavares menyatakan Persebaya siap bekerja keras meskipun mengakui Persib lebih diunggulkan dalam pertandingan perebutan gelar juara tersebut.
- Gelandang Rachmat Irianto menegaskan timnya bertekad memanfaatkan setiap celah untuk meraih trofi juara dalam kesempatan kedua penampilan di partai puncak.
SuaraJatim.id - Persebaya Surabaya menegaskan tidak gentar menghadapi Persib Bandung pada partai final Piala Presiden 2026.
Kedua tim bakal bentrok di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam nanti.
Meski mengakui Maung Bandung lebih diunggulkan, Green Force tetap percaya diri mampu memberikan kejutan dalam perebutan gelar juara.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui kualitas Persib sebagai salah satu tim terbaik di Indonesia.
Menurutnya, skuad asuhan Bojan Hodak memiliki kedalaman pemain yang sangat baik dan layak menyandang status favorit.
"Persib adalah juara Super League dalam tiga musim terakhir dan memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Jika melihat komposisi pemain mereka, seolah-olah mereka bisa membentuk tiga tim yang sama kuat," kata Tavares melansir laman resmi klub.
Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menegaskan status unggulan tidak menjamin hasil akhir pertandingan. Ia menilai laga final akan ditentukan oleh penampilan kedua tim di lapangan.
"Di atas kertas mungkin Persib adalah favorit. Namun pertandingan dimainkan sebelas lawan sebelas pemain. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik," katanya.
Tavares juga memastikan timnya tetap memiliki ambisi besar untuk meraih trofi meski Piala Presiden merupakan turnamen pramusim. Saat ini, fokus utama Persebaya adalah memulihkan kondisi pemain mengingat waktu istirahat yang singkat setelah laga semifinal.
Baca Juga: Bernardo Tavares Minta Persebaya Tak Remehkan PSMS Medan, Ini Alasannya
"Ini memang turnamen pramusim, tetapi kami tetap ingin tampil maksimal. Sekarang fokus kami adalah memulihkan kondisi pemain agar bisa menghadapi final dalam keadaan sebaik mungkin," ujarnya.
Optimisme serupa disampaikan gelandang Persebaya, Rachmat Irianto. Ia menilai Persib memang memiliki materi pemain berkualitas, namun hal itu tidak membuat mental bertanding Persebaya menurun.
"Persib adalah tim yang sangat kuat dan layak disebut sebagai favorit. Mereka memiliki banyak pemain berkualitas. Namun kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berusaha memanfaatkan setiap celah yang ada. Siapa pun lawannya, kami akan memberikan segalanya di lapangan demi membawa hasil terbaik untuk Persebaya," kata Rachmat.
Final Piala Presiden 2026 menjadi kesempatan kedua bagi Persebaya tampil di partai puncak turnamen tersebut setelah edisi 2019. Green Force berharap mampu menutup perjalanan mereka di ajang pramusim ini dengan mengangkat trofi juara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki
-
Langkah Terakhir Sang Penakluk Puncak: Maliya Finda Pulang ke Pelukan Bumi Kelahiran
-
Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun