SuaraJatim.id - Arema FC berencana 'menjual' tribun penonton Stadion Kanjuruhan. Ini lantaran aturan baru tidak dibolehkannya penonton masuk mendukung tim saat kompetisi Liga I 2020 digulirkan.
Penjualan tribun Stadion Kanjuruhan ini merupakan strategi bisnis Arema FC untuk menggunakan tribun Stadion Kanjuruhan sebagai space iklan.
"Sedang kita rumuskan soal penggunaan tribun Stadion Kanjuruhan untuk space promosi mengingat laga Liga 1 2020 ini digelar tanpa penonton," ungkap manager Divisi Bisnis Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi.
Dikutim dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, tribun Stadion Kanjuruhan memang memiliki potensi sebagai media iklan. Apalagi setiap pertandingan Arema FC disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.
Seandainya hal ini direalisasikan, opsi pendapatan Arema FC selama Pandemi Covid-19 bisa jadi akan bertambah.
Sebab selama ini Arema FC untuk media iklan di stadion menggunakan papan LED, selain menampung sponsor resmi klub dan Liga 1 Arema FC juga membuka pihak-pihak yang ingin bekerjasama dengan Arema FC.
"Harapannya segala potensi bisnis bisa berjalan, apalagi ditengah situasi seperti ini," imbuh pria yang akrab disapa Inal ini.
Terlepas dari rencana dijualnya tribun Stadion Kanjuruhan, untuk situasi Pandemi Covid-19 ini Arema FC juga mengadakan program pembelian tiket tanpa nonton yang dijual melalui sistem online di situs resmi Arema FC.
Baca Juga: Pelatih Baru Arema FC Tiba Minggu Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro
-
Rahasia di Balik Sukses Jatim Tekan Pengangguran Hingga Level Terendah
-
Kisah Pilu Anak Kembar di Surabaya yang Diperkosa Ayah Sambung Selama Bertahun-tahun
-
Begal yang Hantam Driver Ojol Pakai Pipa Besi di Gresik Diringkus di Surabaya