Wakos Reza Gautama
Senin, 06 April 2026 | 19:51 WIB
Ledakan terjadi di pabrik baja milik PT GWS di Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (6/4/2026). [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Ledakan hebat terjadi di pabrik baja PT GWS, Kecamatan Waru, Sidoarjo, pada Senin siang, 6 April 2026 lalu.
  • Insiden dipicu aktivitas pemotongan besi tua menggunakan las blender yang mengakibatkan satu pekerja tewas dan dua terluka.
  • Polresta Sidoarjo bersama tim Jibom Brimob Polda Jatim melakukan olah TKP guna menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut.

SuaraJatim.id - Senin siang (6/4/2026) yang terik di Kecamatan Waru, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi mencekam. Sekitar pukul 14.30 WIB, sebuah dentuman keras yang menggetarkan tanah memecah keheningan di Desa Janti.

Sumbernya berasal dari area produksi PT GWS, sebuah pabrik baja yang kini menjadi pusat perhatian aparat kepolisian.

Ledakan hebat tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing. Melalui sambungan telepon, ia memastikan bahwa suara menggelegar itu bersumber dari aktivitas pekerjaan di dalam pabrik baja tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, petaka bermula saat dua orang karyawan, berinisial P dan J, sedang berjibaku dengan tumpukan besi tua. Dengan konsentrasi penuh, mereka melakukan pemotongan material menggunakan las blender.

Namun, di tengah percikan api las yang menyambar besi-besi tua tersebut, sesuatu yang tak terduga memicu ledakan dahsyat.

Energi besar yang dilepaskan seketika memporak-porandakan area sekitar dan melontarkan material di lokasi kejadian.

Insiden berdarah ini memakan tiga korban. Tragisnya, seorang karyawan berinisial R dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat hantaman ledakan.

Sementara itu, dua rekannya, P dan J, harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka berat akibat luka bakar dan benturan hebat.

"Ketiga korban sudah berhasil kami evakuasi ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut," ujar Kombes Christian Tobing.

Baca Juga: Tragis! Dua Anak di Gresik Luka Bakar Parah Usai Injak Serbuk Mercon

Skala ledakan yang cukup besar membuat jajaran Polresta Sidoarjo tidak mau berspekulasi. Selain personel dari Polsek Waru, Tim Unit Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jatim juga dikerahkan ke lokasi untuk menyisir area dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara mendalam.

Kehadiran tim ahli bahan peledak ini bertujuan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian prosedur atau adanya material berbahaya lain di dalam tumpukan besi tua yang memicu ledakan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, garis polisi masih melintang rapat di area PT GWS. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti di balik ledakan maut yang merenggut nyawa pekerja di jantung industri Sidoarjo tersebut. (ANTARA)

Load More