- Ledakan petasan balon udara terjadi Minggu (1/3/2026) sore di Ponorogo, Jawa Timur, saat remaja merakitnya.
- Peristiwa tersebut menyebabkan satu pelajar SMP meninggal di lokasi dan dua remaja lainnya luka bakar serius.
- Penyebab awal ledakan kuat diduga karena percikan api rokok yang mengenai bahan peledak rakitan di lokasi tersebut.
SuaraJatim.id - Peristiwa memilukan terjadi di Ponorogo, Jawa Timur. Seorang pelajar SMP tewas setelah petasan balon udara yang sedang dirakit meledak hebat. Dua remaja lainnya mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif. Berikut rangkuman fakta penting yang perlu diketahui:
1. Terjadi Menjelang Magrib
Ledakan terjadi pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB di Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman. Saat itu, sejumlah remaja tengah berkumpul dan meracik bahan petasan yang akan dipasang pada balon udara.
2. Diduga Dipicu Percikan Rokok
Berdasarkan informasi awal, ledakan kuat diduga dipicu percikan api dari rokok yang mengenai bahan peledak rakitan. Campuran bahan petasan yang sensitif langsung menyambar dan meledak seketika.
3. Satu Pelajar SMP Tewas di Lokasi
Korban meninggal dunia diketahui merupakan siswa SMP setempat. Ia mengalami luka parah akibat ledakan dan dinyatakan tewas di tempat kejadian perkara. Peristiwa ini langsung membuat warga sekitar panik.
4. Dua Korban Mengalami Luka Bakar Serius
Dua remaja lainnya mengalami luka berat, termasuk luka bakar cukup luas di beberapa bagian tubuh. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.
Baca Juga: Ngeri! Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Ketinggian Apartemen Surabaya
5. Lokasi Kerap Jadi Tempat Merakit Petasan
Warga menyebut lokasi tersebut memang sering dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda untuk membuat petasan dan balon udara, terutama menjelang momen tertentu. Meski sudah sering diperingatkan, aktivitas ini tetap dilakukan.
6. Polisi Lakukan Penyelidikan
Aparat kepolisian dari wilayah setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki asal bahan peledak yang digunakan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak merakit petasan sendiri karena risikonya sangat tinggi.
Fenomena balon udara berpetasan kerap muncul di sejumlah daerah di Jawa Timur. Selain membahayakan pembuatnya, balon udara dengan petasan juga berisiko menyebabkan kebakaran dan mengancam keselamatan penerbangan.
Peristiwa tragis di Ponorogo ini menjadi pengingat keras bahwa permainan berisiko tinggi bisa berujung maut. Orang tua dan masyarakat diimbau untuk lebih waspada serta mengawasi aktivitas remaja, terutama yang berkaitan dengan bahan peledak.
Tag
Berita Terkait
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Polda Jatim Tertibkan Truk dan Bus di Lajur Kanan Tol, Ini Alasannya
-
Digerebek Istri Berduaan di Kamar Hotel Surabaya, ASN Pemprov Jatim Terancam 9 Bulan Penjara
-
Lagi! Ledakan Petasan Lukai 2 Remaja di Ponorogo, Rencana Dipasang di Balon Udara
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
6 Fakta Tragis Ledakan Petasan Balon Udara di Ponorogo, Pelajar SMP Tewas dan 2 Luka Parah
-
Ngeri! Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Ketinggian Apartemen Surabaya
-
Viral! Jenazah di Madura Dituding Tak Boleh Dikubur Sebelum Utang Rp215 Juta Lunas
-
BRI Perkuat Pembiayaan KUR Perumahan demi Wujudkan Hunian Rakyat Lebih Sejuk dan Layak
-
22 Ribu Tiket Kereta Lebaran dari Malang Diskon 30% Masih Tersedia, Cek Daftarnya!