- Petugas pembersih kaca terombang-ambing di ketinggian apartemen Pakuwon Indah, Surabaya Barat, Senin siang karena cuaca ekstrem.
- Gondola bergoyang hebat dihantam angin kencang, namun petugas selamat berkat penggunaan tali pengaman (safety harness) terpasang.
- Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya segera merespons dan menurunkan tim untuk penanganan darurat serta proses evakuasi pekerja tersebut.
SuaraJatim.id - Sebuah video menegangkan mendadak viral di media sosial. Seorang petugas pembersih kaca terlihat terombang-ambing di atas gondola di ketinggian sebuah apartemen kawasan Jalan Pakuwon Indah, Surabaya Barat, saat hujan deras disertai angin kencang menerjang, Senin siang sekitar pukul 14.23 WIB.
Dalam rekaman yang beredar, gondola yang digunakan pekerja itu tampak bergoyang hebat dihantam angin. Tubuh petugas beberapa kali terlihat terpental dan membentur dinding gedung. Momen tersebut membuat warganet menahan napas, khawatir keselamatan pekerja yang berada puluhan meter di atas permukaan tanah.
Peristiwa ini terjadi ketika cuaca ekstrem melanda sebagian wilayah Surabaya. Hujan deras dan hembusan angin kencang membuat gondola kehilangan stabilitas. Beruntung, petugas diketahui menggunakan tali pengaman (safety harness) yang terpasang pada sistem gondola, sehingga tetap terikat dan tidak terjatuh.
Meski begitu, kondisi tersebut tetap sangat berisiko. Dalam situasi seperti ini, hembusan angin kuat dapat membuat gondola berayun tak terkendali, membahayakan pekerja maupun struktur bangunan.
Laporan kejadian langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya. Tim dari Pos Wiyung dan unit pusat diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat dan memastikan proses evakuasi berjalan aman.
Hingga informasi terakhir yang beredar, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi akhir petugas tersebut, apakah mengalami luka atau berhasil turun dengan selamat. Namun respons cepat petugas penyelamat menjadi sorotan tersendiri.
Peristiwa ini kembali mengingatkan publik tentang tingginya risiko pekerjaan pembersih kaca gedung bertingkat. Selain membutuhkan keterampilan khusus, faktor cuaca menjadi variabel penting yang harus diperhitungkan sebelum pekerjaan dilakukan.
Banyak warganet yang mengaku merinding saat menyaksikan video tersebut. “Lihatnya saja sudah bikin jantung mau copot,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengelola gedung dan perusahaan jasa kebersihan untuk selalu memperhatikan standar keselamatan kerja, terutama ketika kondisi cuaca tidak bersahabat.
Baca Juga: WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
Masyarakat pun diimbau untuk tidak menyebarkan video dengan narasi berlebihan sebelum ada informasi resmi, sembari mendoakan keselamatan petugas yang sedang bertugas.
Tag
Berita Terkait
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
8 Fakta Kelam PT Suka Jadi Logam Surabaya: Disegel Pemkot, Digeledah Bareskrim Kasus TPPU Emas
-
Update Kasus TPPU Emas Ilegal Rp 25,8 Triliun, Bareskrim Geledah PT Suka Jadi Logam di Surabaya
-
Siapa Pemilik Toko Emas Semar Nganjuk? Digeledah Bareskrim hingga Tersandung TPPU Emas Ilegal
-
Digerebek Istri Berduaan di Kamar Hotel Surabaya, ASN Pemprov Jatim Terancam 9 Bulan Penjara
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Viral Video Suroboyo Bus Manuver Brutal di Jalanan Bikin Warga Ngeri
-
Di Balik Aksi Bagi 1 Juta Butir di Blitar, Ada Jeritan Peternak yang Tercekik Harga Pakan
-
Tragedi Wisata Kakak Beradik di Pantai Seruni Payangan: Jasad Kakak Ditemukan, Adik Masih Misteri
-
Penutupan Jembatan Gondang Tulungagung Diundur Lagi, Catat Tanggal Mainnya
-
Puskesmas Tiron Kediri Membara di Tengah Malam, Aset Rp800 Juta Dilalap Si Jago Merah