-
Pemilik Toko Emas Semar Nganjuk berinisial TW.
-
TW bertempat tinggal di Surabaya.
-
Toko dan rumah mewah ikut digeledah terkait TPPU.
SuaraJatim.id - Pemilik Toko Emas Semar yang berada di Jalan Ahmad Yani, Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), disebut berinisial TW. Dia disebut seorang pengusaha asal Surabaya yang saat ini menjadi sorotan setelah toko emasnya digeledah Bareskrim Polri dalam penyidikan kasus dugaan pencucian uang (TPPU) dari emas ilegal.
Penggeledahan berlangsung pada Kamis (19/2/2026) hingga Jumat dini hari, dipimpin penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Dalam operasi tersebut, seluruh isi etalase toko beserta dokumen administrasi dibawa sebagai barang bukti.
Informasinya, pemilik Toko Emas Semar yang bernama TW tidak berada di lokasi saat penggeledahan berlangsung dan diketahui memiliki rumah mewah di Nganjuk yang juga menjadi bagian pemeriksaan aparat.
Informasi awal dari saksi menjelaskan bahwa TW sering tinggal di Surabaya, sementara toko emas yang dikelolanya berada jauh di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Selain toko emas, polisi juga melakukan penggeledahan terhadap sebuah rumah mewah di Nganjuk yang diduga milik pemilik Toko Emas Semar tersebut. Semua hal ini diduga berkaitan dengan penyidikan kuat dugaan TPPU dan jaringan emas ilegal yang kini diselidiki aparat.
Informasinya, toko Emas Semar telah berdiri sejak sekitar tahun 1976, jauh sebelum kasus ini muncul. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis tersebut merupakan usaha jangka panjang yang dikelola oleh pemilik sejak lama.
Penggeledahan dilakukan dalam konteks penyidikan kasus pencucian uang dari hasil aktivitas tambang emas ilegal bernilai fantastis hingga Rp 25,8 triliun. Polisi menyita perhiasan emas dan dokumen administrasi perusahaan sebagai bagian dari pengumpulan bukti.
Karyawan toko turut diperiksa oleh penyidik sebagai bagian dari proses legal penggeledahan.
Hal ini sesuai prosedur untuk memastikan keterlibatan atau informasi administrasi terkait kegiatan usaha.
Penggeledahan yang dilakukan Bareskrim di rumah di jalan Tampomas Surabaya menjadi sorotan publik setelah dikaitkan dengan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari bisnis
Selain itu, rumah yang berada di Jalan Tampomas, Sawahan, Kota Surabaya, juga digeledah pada Kamis (19/2/2026).
Bareskrim geledah rumah Tampomas Surabaya setelah menelusuri aliran dana mencurigakan hasil analisis PPATK. Operasi ini merupakan bagian dari penyidikan perkara pertambangan emas ilegal di Kalimantan Barat (Kalbar) dengan terdakwa berinisial FL beserta puluhan rekannya.
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan secara serentak di tiga lokasi berbeda, yakni satu rumah di Surabaya dan dua lokasi di Nganjuk.
"Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan kegiatan ataupun upaya paksa penggeledahan di tiga lokasi secara serentak," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak.
Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan perkara pertambangan emas ilegal yang sebelumnya diungkap di Kalimantan Barat. Tersangka berinisial FL bersama puluhan pihak lain telah lebih dahulu diproses hukum.
Di Nganjuk, lokasi yang digeledah meliputi sebuah toko emas dan satu rumah kediaman. “Dua lokasi ada di Nganjuk, sebuah toko emas dan merupakan kediaman. Kemudian satu lokasi di Surabaya, yang saat ini sedang kita lakukan penggeledahan di lokasi ini,” jelas Ade.
Berita Terkait
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro
-
Rahasia di Balik Sukses Jatim Tekan Pengangguran Hingga Level Terendah
-
Kisah Pilu Anak Kembar di Surabaya yang Diperkosa Ayah Sambung Selama Bertahun-tahun
-
Begal yang Hantam Driver Ojol Pakai Pipa Besi di Gresik Diringkus di Surabaya