- KPK periksa pejabat terkait kasus korupsi Ponorogo.
- Empat tersangka ditetapkan setelah operasi tangkap tangan.
- Dugaan suap jabatan, proyek RSUD, dan gratifikasi.
SuaraJatim.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan korupsi Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko, dengan memanggil sejumlah pejabat daerah hingga anggota DPRD.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari pengembangan penyidikan kasus korupsi Bupati Ponorogo yang sebelumnya terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT).
Dalam proses lanjutan kasus korupsi Bupati Ponorogo, KPK memanggil pimpinan satuan kerja perangkat daerah serta legislator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Madiun.
"Pemeriksaan bertempat di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Madiun, Jawa Timur, atas nama AS selaku Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo, IW selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, DAP selaku Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, SJT selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfo) Ponorogo, serta RSW selaku anggota DPRD Ponorogo," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (20/2/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mereka adalah Kepala BPPKAD Ponorogo Agus Sugiarto (AS), Kepala BKD Jatim Indah Wahyuni (IW), Kadinkes Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti (DAP), Kadis Kominfo Ponorogo Sapto Jatmiko Tjipto Rahardjo (SJT), serta anggota DPRD Ponorogo Relelyanda Solekha Wijayanti (RSW).
Selain itu, Budi mengatakan KPK juga memanggil Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Ponorogo berinisial RWN.
Sejumlah pihak swasta berinisial SUS, LKZ, dan DF turut dipanggil. CYM selaku ibu rumah tangga, serta JKP dan BT selaku aparatur sipil negara juga masuk daftar pemeriksaan.
Sebelumnya, pada 9 November 2025, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di RSUD dr. Harjono Ponorogo, serta dugaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Ponorogo. Empat tersangka itu adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (SUG), Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma (YUM), Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono (AGP), serta Sucipto (SC) selaku pihak swasta atau rekanan RSUD Ponorogo.
Dalam klaster dugaan suap pengurusan jabatan, penerima suap adalah Sugiri Sancoko bersama Agus Pramono, sementara pemberi suapnya adalah Yunus Mahatma. Untuk klaster dugaan suap proyek di RSUD Ponorogo, penerima suap adalah Sugiri Sancoko bersama Yunus Mahatma, dan pemberinya Sucipto.
Adapun dalam klaster dugaan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo, penerima suapnya adalah Sugiri Sancoko, sedangkan pemberi suapnya Yunus Mahatma. Penyidikan kasus korupsi Bupati Ponorogo terus dikembangkan KPK dengan memeriksa sejumlah saksi dari berbagai unsur. (Antara)
Berita Terkait
-
Skandal Safe House Bea Cukai, KPK Bongkar Modus Masif Penyimpanan Uang Suap Impor Barang KW
-
Sebut Istana Otak Revisi UU KPK, Anggota Komisi III DPR: Pak Jokowi, Jujurlah!
-
Tindak Lanjut OTT Hakim PN Depok, Ketua Komisi Yudisial Sambangi KPK
-
Endus Gratifikasi Mobil Alphard Pejabat Kemenkeu, Purbaya Akan Hubungi KPK
-
KPK Ungkap Alasan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur Tak Dicegah ke Luar Negeri Lagi
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Gubernur Khofifah Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Tumbuhkan Akses Ekonomi Warga
-
BRI Beberkan 4 Indikator Likuiditas Kuat di Tengah NPL UMKM Naik
-
Digerebek Istri Berduaan di Kamar Hotel Surabaya, ASN Pemprov Jatim Terancam 9 Bulan Penjara
-
Geger Potongan Tubuh Manusia di Pantai Kampung Lobster Banyuwangi, Polisi Turun Tangan
-
Komplotan Begal Motor Asal Semarang Tewas Kecelakaan di Tuban, 2 Pelaku Ditangkap