-
Live TikTok Bupati dihentikan karena pencuri tertangkap.
-
Terduga pelaku bawa senjata tajam saat diamankan.
-
Polisi Besuki amankan pelaku penjahat kambuhan tersebut.
SuaraJatim.id - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menghentikan siaran langsung atau live TikTok-nya di Pendapa Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat (20/2/2026) dini hari. Peristiwa live TikTok Bupati Situbondo buyar itu dipicu laporan adanya pencuri sepeda motor yang tertangkap di pojok timur alun-alun.
Saat siaran berlangsung, suasana berubah ketika informasi mengenai dugaan pencurian masuk. Dalam tayangan, Rio tampak terkejut mendengar kabar penangkapan terduga pelaku.
“Apa? Hah? Maling sepeda? Ketangkap?” tanya Rio kepada anak buahnya dalam bahasa Madura, dikutip dari BeritaJatim.
Rio kemudian mengalihkan perhatian kepada tim yang tengah menyiapkan siaran langsung tersebut. “Bentar, ada maling,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pencuri sepeda motor itu sempat terkepung warga dan dibawa massa ke kantor Kepolisian Sektor Besuki. Situasi di sekitar lokasi kejadian sempat ramai sebelum akhirnya aparat kepolisian mengambil alih penanganan.
“Dia bawa senjata tajam dan masih menantang massa. Akhirnya diamankan polisi. Saya dapat info dia penjahat kambuhan. Baru sebulan keluar penjara,” kata Rio.
Dari informasi yang diperoleh, terduga pelaku berinisial M merupakan warga Dusun Mandaran, Desa Pesisir Besuki. Ia diduga mengendarai sepeda motor yang dilaporkan hilang di wilayah Muncar, Kabupaten Banyuwangi.
Kejadian tersebut berlangsung di sekitar Pendapa Kecamatan Besuki, lokasi yang sama dengan agenda siaran langsung bupati. Akibat peristiwa itu, kegiatan Live TikTok Bupati Situbondo Buyar dan perhatian publik beralih pada penanganan dugaan tindak pidana tersebut.
Berita Terkait
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
BRI Dukung Edukasi Keamanan Transaksi Digital dan Bahaya Modus Penipuan di Situbondo
-
Vonis 20 Tahun! Hakim PN Situbondo Hukum Berat Ayah dan Paman yang Rudapaksa Anak Kandung
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara