-
Ditlantas Jatim tertibkan truk gunakan lajur kanan.
-
Lajur kanan hanya untuk kendaraan mendahului.
-
Patroli dan penindakan rutin demi keselamatan tol.
SuaraJatim.id - Ditlantas Polda Jawa Timur (Jatim) tertibkan truk dan bus di lajur kanan tol guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Langkah Ditlantas Polda Jatim tertibkan truk dan bus di lajur kanan tol ini dilakukan setelah masih ditemukan kendaraan berat yang melanggar aturan penggunaan lajur di jalan bebas hambatan.
Penertiban oleh Ditlantas Polda Jatim tertibkan truk dan bus di lajur kanan tol difokuskan pada kendaraan yang menggunakan lajur kanan secara terus-menerus serta yang berhenti di bahu jalan tanpa kondisi darurat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Jatim II di ruas Tol Surabaya–Gempol bersama PT Jasa Marga.
“Kami mendapati masih ada kendaraan truk dan bus yang menggunakan lajur kanan secara terus-menerus bahkan berhenti di bahu jalan tol tanpa kondisi darurat. Ini tentu berpotensi membahayakan pengguna jalan lain,” ujar Kepala Unit Patroli Jalan Raya (Kanit PJR) Jatim II, AKP Mulyani, Jumat (20/2/2026).
Menurut AKP Mulyani, lajur kanan di jalan tol diperuntukkan bagi kendaraan yang hendak mendahului, bukan digunakan secara menetap oleh kendaraan berat maupun kendaraan berkecepatan rendah. Penggunaan yang tidak sesuai aturan dinilai dapat menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
"Lajur kanan itu hanya untuk mendahului dan bahu jalan hanya boleh digunakan dalam kondisi darurat," kata AKP Mulyani.
Menurutnya, angkutan berat yang terus berada di lajur kanan dapat mengganggu distribusi kendaraan lain yang memiliki kecepatan lebih tinggi. Kondisi tersebut berpotensi memicu kepadatan hingga kecelakaan di ruas tol.
"Begitu juga parkir di bahu jalan, itu sangat berbahaya,” kata AKP Mulyani.
Sementara itu, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lajur menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan bersama di jalan tol.
“Utamakan keselamatan dan patuhi aturan lajur. Jalan tol dirancang untuk kelancaran dan keamanan bersama, sehingga disiplin pengemudi sangat menentukan,” ujar AKBP Hendrix. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun
-
Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi 'Gantung', Wayan Koster: Kami Malu Ditanya Masyarakat Terus!
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!
-
Mobil Hybrid Kewalahan Kalau Dipacu di Jalan Tol, Mitos atau Fakta?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Fokus Melayani, Bukan Cari Jodoh! Kemenhaj Surabaya Larang Petugas Haji Cinlok di Tanah Suci
-
Suara di Balik Pintu: Kisah Penemuan Bayi Merah yang Menggetarkan Hati Warga Bangil
-
Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam
-
Bukan Sekadar Tap-In, Parkir Digital Surabaya Picu Ketegangan Jukir vs Pemkot
-
Bak Hotel, Maraknya Kos Harian di Jember Bikin Pengusaha PHRI Meradang