SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meresmikan Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Kamis (19/2) malam. Jembatan yang sebelumnya putus akibat banjir ini kini kembali menghubungkan aktivitas masyarakat sekaligus memulihkan akses ekonomi antarwilayah.
Jembatan rangka baja standar tersebut memiliki panjang bentang 60 meter dan lebar jalan 7 meter dengan nilai pembangunan sekitar Rp13 miliar. Kehadiran jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta aktivitas sosial dan keagamaan.
"Momentum peresmian terasa istimewa karena bertepatan dengan 1 Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga hadirnya Jembatan Bubak menjadi simbol penguatan silaturahmi, memperlancar akses masyarakat untuk beribadah, bekerja, berdagang, beraktivitas, sekaligus menjadi berkah bagi seluruh warga Gondang dan Kabupaten Mojokerto," ungkap Khofifah.
Pembangunan jembatan diawali dari aspirasi masyarakat kepada Bupati Mojokerto Gus Barra setelah jembatan terputus akibat banjir. Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Khofifah langsung menginstruksikan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengecekan lapangan dan percepatan pembangunan.
“Alhamdulillah seminggu kemarin Jembatan Bubak selesai pengerjaan 100 persen," ungkapnya.
Menurut Khofifah, pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun fisik. Tetapi membangun konektivitas, harapan dan masa depan. Hadirnya jembatan Bubak memberi harapan baru tidak hanya bagi dua desa, tetapi juga harapan baru yang menyangkut budaya, pendidikan, sosial, ekonomi mobilitas barang dan jasa.
“Ketika ada harapan baru, hidup baru, sumber ekonomi baru maka semua bahagia," ungkapnya.
Menurut Khofifah, pembangunan Jembatan Bubak tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan perputaran ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan jembatan yang dilakukan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto telah merancang dan mengerjakan proyek jembatan dengan desain yang tidak hanya kokoh dan fungsional, tetapi juga indah dan fotogenik.
Baca Juga: Melampaui Target! Realisasi Investasi Jatim 2025 Tembus Rp147,7 Triliun
"Kita melihat bersama Jembatan Bubak menjadi ikon dan magnet baru wilayah Gondang. Bahkan saya mendapatkan laporan bahwa kawasan ini telah berkembang menjadi pusat kegiatan baru masyarakat, termasuk tumbuhnya pelaku UMKM di sekitarnya," tuturnya.
Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat bersama-sama. Jangan sampai keindahan, kebersihan, dan estetika jembatan dirusak aksi vandalisme, premanisme maupun tindakan yang tidak bertanggung jawab. Sebab, pemeliharaan pembangunan bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif.
"Tolong dijaga pemanfaatan jembatan Bubak karena milik bersama, lalu dijaga kebersihan sampahnya termasuk sampai proses pemagaran kanan kiri berlangsung aman dan nyaman sehingga jembatan bisa dinikmati oleh masyarakat Mojokerto," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengatakan atas nama kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih atas perhatian sehingga jembatan Bubak yang dinantikan masyarakat Desa Gondang dan Kebontunggul bisa diresmikan.
"Tahun 2024 bencana banjir membuat jembatan terputus sehingga warga pesimis. Namun, akhirnya jembatan Bubak dibangun dan selesai. Tentu hal ini tidak hanya menjadi penghubung tetapi menjadi ikon baru bagu UMKM di Kecamatan Gondang," jelasnya.
Kepala Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang, Siandi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah dan Bupati Mojokerto Gus Barra yang meresmikan Jembatan Bubak sebagai penghubung dua desa sehingga nilai ekonomi dua desa meningkat utamanya UMKM. "Semoga jembatan Bubak memberikan nilai manfaat bagi masyarakat Mojokerto," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Digerebek Istri Berduaan di Kamar Hotel Surabaya, ASN Pemprov Jatim Terancam 9 Bulan Penjara
-
Megengan di Masjid Al Akbar, Khofifah Serukan Penguatan Kesalehan Sosial Jelang Ramadhan 1447 H
-
Pemprov Jatim Awasi Dana Hibah Berlapis, APIP hingga BPK Terlibat
-
Khofifah Rayakan HPN 2026 Bersama Wartawan Jatim, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Informasi Publik
-
Ekonomi Tumbuh Inklusif 6% YoY, Gubernur Khofifah: Upaya Konsisten Akselerasi Perekonomian Jatim
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi