- Suja'i Prasutio meninggal dunia dalam perjalanan pulang usai berwisata di wahana pemandian daerah Sampang, Jawa Timur.
- Korban menghembuskan napas terakhir di kursi pengemudi mobil saat menepi di Jalan Raya Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal.
- Tim medis menduga pria berusia 60 tahun tersebut meninggal akibat serangan jantung mendadak tanpa melalui proses autopsi.
SuaraJatim.id - Deru mesin mobil Honda HR-V putih itu perlahan melambat, lalu menepi di bahu Jalan Raya Dusun Berlantong, Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal.
Tak ada yang menyangka, pemberhentian itu menjadi titik akhir perjalanan hidup Suja'i Prasutio (60), seorang wiraswasta asal Sokobanah yang baru saja merayakan momen kebahagiaan bersama keluarganya.
Sore itu, suasana di dalam mobil seharusnya dipenuhi cerita sisa-sisa kegembiraan. Rombongan keluarga ini baru saja kembali dari wahana pemandian di Sampang.
Namun, keceriaan itu mendadak sirna saat Suja'i, yang duduk di kursi kemudi, mulai mengeluhkan kondisi tubuhnya.
"Korban tiba-tiba merasa badannya tidak enak di tengah perjalanan pulang menuju Sokobanah," ungkap seorang saksi mata dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Merespons keluhan tersebut, keluarga memutuskan untuk segera menepi. Mereka berharap istirahat sejenak bisa memulihkan kondisi sang ayah.
Namun, takdir berkata lain. Hanya dalam hitungan menit setelah mobil berhenti, kesunyian yang mencekam menyelimuti kabin kendaraan mewah tersebut.
Suja'i dinyatakan meninggal dunia tepat di atas kursi pengemudi, di hadapan anggota keluarganya yang syok dan tak berdaya. Harapan untuk sampai ke rumah dengan selamat kini berganti dengan isak tangis di pinggir jalan raya.
Warga sekitar yang menyadari situasi darurat tersebut langsung berhamburan memberikan bantuan. Tak lama kemudian, sirene ambulans memecah kesunyian Desa Pandiyangan, membawa jasad Suja'i menuju Puskesmas Ketapang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Bukan Ompreng Tapi Kresek: Skandal MBG di Sampang yang Bikin Satgas Geram
Berdasarkan diagnosa awal dari pihak medis RSUD Ketapang, kepergian mendadak pria paruh baya ini diduga kuat akibat serangan jantung, sang "pembunuh senyap" yang seringkali datang tanpa peringatan.
Kepergian Suja'i meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar di Dusun Paniniran, Desa Tamberu Barat. Mereka pun memilih untuk tidak melakukan autopsi, mengikhlaskan kepergian sang wiraswasta sebagai sebuah suratan takdir.
Berita Terkait
-
Bukan Ompreng Tapi Kresek: Skandal MBG di Sampang yang Bikin Satgas Geram
-
Kemarin Beliau Masih Ceria: Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim Wafat
-
Tiba-tiba Oleng dan Terbalik: Kesaksian Michele Penumpang Bus Kecelakaan Maut di Tol Jomo
-
Tak Ada Kompromi untuk Urusan Gizi: BGN 'Gembok' Sementara Dua SPPG di Sampang
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29%, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro