- Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim, meninggal dunia di Rumah Sakit Semen Gresik pada Jumat, 3 April 2026.
- Politisi senior Partai Golkar tersebut dikenal sebagai sosok berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat luas.
- Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat serta masyarakat yang merasa kehilangan atas kepemimpinannya yang bijaksana.
SuaraJatim.id - Jumat siang yang tenang di Kabupaten Gresik mendadak berubah menjadi kelabu. Kabar duka yang menyentak itu menjalar cepat ke sudut-sudut kota.
Ahmad Nurhamim, sosok yang selama ini dikenal sebagai "telinga" bagi aspirasi masyarakat, telah berpulang ke Rahmatullah.
Wakil Ketua DPRD Gresik sekaligus politisi senior Partai Golkar ini mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Semen Gresik pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kepergiannya yang mendadak meninggalkan lubang besar, tidak hanya bagi kursi pimpinan legislatif, tetapi juga di hati masyarakat yang pernah ia bela.
Bagi warga Gresik, sosok Ahmad Nurhamim bukan sekadar pejabat di balik meja kayu jati yang megah. Ia adalah figur yang lebih sering terlihat mengenakan sepatu lapangan, berjalan di gang-gang sempit, dan duduk di beranda rumah warga untuk mendengarkan keluh kesah mereka.
Dedikasinya terhadap isu sosial, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur bukan sekadar janji kampanye, melainkan kerja nyata yang ia kawal hingga akhir hayatnya.
Di bawah kepemimpinannya sebagai Wakil Ketua DPRD, banyak kebijakan strategis lahir dari tangan dinginnya yang selalu mengedepankan musyawarah mufakat.
"Beliau adalah panutan dan sosok pekerja keras. Kami sangat kehilangan," tutur Wongso Negoro, Ketua DPD Golkar Gresik dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kepergian almarhum menyisakan syok mendalam bagi rekan sejawatnya di gedung parlemen. Dimas Setio Wicaksono, anggota dewan dari Fraksi PKB, mengaku sulit memercayai kabar tersebut. Pasalnya, hanya berselang beberapa hari sebelum berpulang, ia masih sempat berbincang hangat dengan almarhum.
Baca Juga: Tragedi di Jalur Tengkorak Duduksampeyan: Kijang Hantam 3 Motor Hingga Terbakar, Satu Nyawa Hilang
"Saya kaget menerima kabar duka ini. Beberapa hari lalu bertemu, beliau tampak sehat dan ceria. Selamat jalan Mas Nur Hamim, terima kasih atas bimbingannya," kenang Dimas.
Sifatnya yang bijaksana dan memiliki integritas tinggi membuatnya disegani bahkan oleh lawan politiknya. Ia dikenal tegas saat berbicara tentang kepentingan publik, namun tetap luwes dalam menjalin hubungan kemasyarakatan dan keagamaan.
Berita Terkait
-
Tragedi di Jalur Tengkorak Duduksampeyan: Kijang Hantam 3 Motor Hingga Terbakar, Satu Nyawa Hilang
-
Tragis! Dua Anak di Gresik Luka Bakar Parah Usai Injak Serbuk Mercon
-
Tawuran Sahur Patrol di Gresik Berujung Pembacokan, Dua Pemuda Luka Parah
-
Santri Demo Kejari Gresik, Buntut Pengasuh Ponpes Ditahan dan Jadi Tersangka Korupsi
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
SPPG Kaliwates 7 Jember Ditutup Usai Belasan Siswa Tumbang Akibat Keracunan MBG
-
Cemburu Buta Berujung Petaka: Ayah Anak di Pacitan Kompak Siram Air Keras ke Penjual Tempe
-
Tragedi Carok di Kebun Sengon: Duel Berdarah Dua Saudara di Lumajang, Satu Tewas Usai Pulang Ngarit
-
Misteri Kardus di Bawah Pohon Beringin: Bayi Ditemukan Terlantar di Tengah Sawah Tulungagung
-
Ditahan Militer Israel, Sosok Herman Relawan Asal Ponorogo di Mata Keluarga