- Kecelakaan beruntun melibatkan satu mobil, tiga motor, dan satu truk terjadi di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan, Gresik, Jumat (3/4/2026).
- Pengemudi mobil diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak tiga sepeda motor serta satu truk hingga terperosok ke dalam parit.
- Insiden fatal tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia, dua orang luka-luka, serta dua sepeda motor mengalami kebakaran hebat.
SuaraJatim.id - Jalan Raya Pantura Duduksampeyan kembali menunjukkan wajah angkernya. Jalur yang kerap dijuluki "jalur tengkorak" ini baru saja menelan korban dalam sebuah kecelakaan karambol mengerikan yang melibatkan sebuah mobil, tiga sepeda motor, dan sebuah truk pada Jumat (3/4/2026).
Suasana di depan SPBU Tebaloan, Gresik, yang semula rutin, mendadak berubah menjadi panggung horor saat sebuah Toyota Kijang bernomor polisi H 1257 GW melaju tak terkendali.
Mobil yang dikemudikan oleh Endro Jatmiko (52), warga asal Pati, Jawa Tengah itu, diduga kehilangan fokus saat melintas dari arah barat menuju timur.
"Pengemudi diduga kurang konsentrasi. Saat tiba di lokasi, ia tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya dengan baik," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Iptu Achmad Andri Aswoko dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kelalaian yang hanya berlangsung sepersekian detik itu berujung fatal. Mobil Kijang tersebut pertama kali menghantam Honda Beat yang dikendarai Umu Khoiriyah (33), warga Lamongan. Bukannya berhenti, benturan keras itu justru membuat laju mobil kian liar.
Bak efek domino, mobil kemudian menghantam Honda Vario milik Masyhudi (45), warga Balongpanggang, dan Supra X yang dikendarai Ahmad Ridwan (56), warga Deket, Lamongan.
Kekacauan tidak berhenti di situ. Setelah menggilas tiga motor, mobil tersebut menabrak sebuah truk yang identitasnya masih misterius, hingga akhirnya terpelanting dan masuk ke dalam parit di tepi jalan.
Pemandangan pasca-kejadian sungguh memilukan. Di tengah badan jalan, dua sepeda motor, Honda Vario dan Supra X, tampak hangus terbakar, menyisakan kerangka besi setelah api melalapnya dengan cepat. Sementara itu, motor Honda Beat terseret masuk ke dalam parit, terhimpit oleh mobil yang juga terperosok.
Nahas, Ahmad Ridwan tidak mampu bertahan dari hantaman keras tersebut. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Tubuhnya yang tak bernyawa segera dievakuasi petugas menuju RSUD Ibnu Sina Gresik.
Baca Juga: Tiba-tiba Oleng dan Terbalik: Kesaksian Michele Penumpang Bus Kecelakaan Maut di Tol Jomo
Sedangkan dua korban lainnya, Umu Khoiriyah dan Masyhudi, berhasil selamat dari maut meski harus menderita luka-luka di sekujur tubuh. Keduanya kini tengah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Duduksampeyan.
Berita Terkait
-
Tiba-tiba Oleng dan Terbalik: Kesaksian Michele Penumpang Bus Kecelakaan Maut di Tol Jomo
-
Tragedi Bus Restu di Tol Jomo: Satu Nyawa Melayang dalam "Tarian Maut" Akibat Pecah Ban
-
Tragis! Dua Anak di Gresik Luka Bakar Parah Usai Injak Serbuk Mercon
-
Kecelakaan Tragis di Jombang, Pemotor Tewas Usai Tabrak Tiang Masjid
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
BRI di Bawah Danantara Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Transformasi Makin Kuat
-
Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng PT Pacific Harvest Indonesia: Pasar Global Bagus
-
Gunung Semeru Erupsi 1 Kilometer, Pemkab Lumajang Ingatkan Bahaya Material Vulkanik yang Masih Panas
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang