- Badan Gizi Nasional menghentikan sementara operasional dua unit SPPG di Kabupaten Sampang karena belum memenuhi standar kelayakan.
- Penyebab penghentian meliputi belum adanya Sertifikat Laik Higiene, masalah pengelolaan limbah, serta kondisi asrama pekerja yang tidak layak.
- Keputusan tersebut bertujuan memastikan keamanan pangan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis sesuai ketentuan pemerintah yang berlaku.
SuaraJatim.id - Ambisi besar Pemerintah Indonesia untuk mencetak generasi unggul melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) rupanya tidak dijalankan dengan setengah hati.
Di Kabupaten Sampang, Badan Gizi Nasional (BGN) membuktikan bahwa kualitas dan keamanan pangan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni Sokobanah Daya 4 dan SPPG Polagan 1, terpaksa harus menghentikan kepulan asap dapurnya.
Langkah tegas ini diambil setelah tim pengawas menemukan bahwa kedua unit tersebut belum mengantongi standar kelayakan yang ditetapkan institusi.
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Sampang, Sudarmanto, mengungkapkan bahwa penghentian ini merupakan bentuk perlindungan bagi para penerima manfaat.
Kedua SPPG tersebut diketahui belum memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) serta belum melakukan uji Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
Tak hanya soal dapur, urusan kesejahteraan pekerja pun ikut disorot. Asrama karyawan yang tidak layak menjadi poin tambahan yang membuat BGN memberikan "lampu merah" operasional.
"Penghentian operasional ini bersifat sementara. BGN akan memberikan lampu hijau kembali apabila mereka telah memenuhi seluruh ketentuan yang ada," ujar Sudarmanto saat ditemui di Sampang, Kamis (2/4/2026).
Hingga 2 April 2026, Kabupaten Sampang tercatat memiliki 145 unit SPPG yang tersebar di berbagai titik. Mengelola ratusan dapur tentu bukan perkara mudah.
Baca Juga: Waka BGN Suspend Dua SPPG Milik Orang yang Mengaku Cucu Menteri dan Menekan Kepala SPPG
Ketegasan BGN ini pun bukan yang pertama kali terjadi. Pada Januari lalu, tujuh SPPG lainnya sempat merasakan dinginnya sanksi serupa sebelum akhirnya diperbolehkan beroperasi kembali setelah berbenah total.
Langkah "bersih-bersih" ini dipandang sebagai fase pendewasaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sudarmanto mengakui bahwa perjalanan menuju sistem yang sempurna memang penuh tantangan.
"Di awal-awal pelaksanaan, memang banyak ditemukan masalah. Namun, seiring berjalannya waktu dan pengawasan ketat dari Satgas, kini semuanya mulai membaik. Komitmen pelaksana di lapangan menjadi kunci," tambahnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Waka BGN Suspend Dua SPPG Milik Orang yang Mengaku Cucu Menteri dan Menekan Kepala SPPG
-
Program MBG Genjot Produksi Keripik Tempe di Kampung Tempe Ngawi, Pelaku Usaha Senang!
-
Koperasi Merah Putih Pasok Bahan Baku MBG di Pasuruan, Ekonomi Desa Mulai Berputar
-
Dapur SPPG Banyudono Ponorogo Direlokasi, BGN Soroti Bekas Rumah Walet dan Risiko Sanitasi
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro
-
Rahasia di Balik Sukses Jatim Tekan Pengangguran Hingga Level Terendah
-
Kisah Pilu Anak Kembar di Surabaya yang Diperkosa Ayah Sambung Selama Bertahun-tahun