-
Koperasi Merah Putih mulai memasok bahan baku dapur MBG Pasuruan.
-
Pasokan minyak goreng rutin dari koperasi dukung operasional dapur MBG.
-
Kolaborasi koperasi dan MBG dorong perputaran ekonomi desa lokal.
SuaraJatim.id - Program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pasuruan mulai menunjukkan perannya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Gejugjati di Kecamatan Lekok, bahan baku dapur MBG mulai dipasok dari koperasi setempat sehingga distribusi menjadi lebih dekat dan efisien.
Kehadiran Koperasi Merah Putih yang berlokasi bersebelahan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gejugjati membuat proses penyaluran bahan kebutuhan dapur MBG semakin mudah. Kedekatan lokasi tersebut memungkinkan dapur MBG memperoleh pasokan secara cepat tanpa distribusi yang panjang.
Melalui peran Koperasi Merah Putih, pasokan bahan baku untuk dapur MBG mulai dipenuhi dari koperasi desa. Kepala SPPG Gejugjati, Hamdani Widodo, mengatakan keberadaan koperasi yang dekat dengan dapur MBG sangat membantu pemenuhan kebutuhan bahan makanan.
“Alhamdulillah, di sini, dekat dapur MBG ada Koperasi Merah Putih,” kata Kepala SPPG Gejugjati, Hamdani Widodo, Kamis (12/3/2026).
Saat ini, SPPG Gejugjati baru membeli minyak goreng secara rutin dari KDMP Gejugjati. Namun ke depan, Hamdani berharap berbagai bahan baku lain seperti beras, telur hingga sayuran juga dapat dipasok langsung dari koperasi desa tersebut.
“Harapan kami (dapat) mengambil produk dari yang terdekat terlebih dahulu, seperti melalui Koperasi Merah Putih (Gejugjati) ini,” kata Hamdani.
Ketua KDMP Gejugjati, Muklason, mengatakan dapur MBG sejauh ini telah membeli minyak goreng dari koperasi sebanyak lima karton atau 60 pouch berukuran satu liter setiap minggu.
“Ke depan ta dorong ambil dari kita. Ta usahakan dari kita terus, bukan ke mitra yang lain,” kata dia.
Muklason menjelaskan pihak koperasi dan dapur MBG juga telah menandatangani nota kesepakatan kerja sama untuk beberapa produk. Produk tersebut meliputi minyak goreng, beras dan telur. Namun saat ini yang sudah berjalan adalah penyaluran minyak goreng.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony, menilai kolaborasi antara dapur MBG dan Koperasi Merah Putih dapat mendorong terciptanya ekosistem ekonomi desa.
“Ini yang dimaksud oleh Presiden (Prabowo Subianto), agar segala kebutuhan masyarakat itu berputar ekosistemnya di wilayah sekitar. Sehingga, ekonomi dan keuangan berputar di sini,” kata dia.
Ia juga berharap kerja sama ini dapat memperkuat penyerapan produk lokal, terutama dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.
“Patut kita yakini bahwa memang koperasi adalah bagian terpenting terhadap kekuatan ekonomi masyarakat,” kata dia.
Ke depan, kolaborasi antara dapur MBG dan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memperkuat perputaran ekonomi desa sekaligus membuka peluang lebih besar bagi produk lokal untuk masuk dalam rantai pasok kebutuhan pangan masyarakat.
Berita Terkait
-
Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN
-
Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan
-
Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa
-
Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar
-
Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terkini
-
Petaka Cari Kayu Bakar: Nenek di Ponorogo Tewas Terjebak Kobaran Api di Lahan Jati
-
Jokowi Sambangi Tenda Pengungsi Gempa Palue, Ini Respon Bupati Juventus
-
Asap Hitam Membubung! Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar Hebat saat Karyawan Bekerja
-
Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi
-
Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini