-
Dapur harus pindah karena dekat rumah walet aktif di Ponorogo.
-
BGN beri waktu tiga bulan untuk relokasi.
-
Desain dapur dan alur pangan dinilai langgar aturan.
SuaraJatim.id - Dapur SPPG Banyudono di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), dipastikan harus direlokasi setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan lokasi fasilitas tersebut berada di bawah bangunan bekas rumah burung walet.
Keputusan terhadap Dapur SPPG itu diambil karena dinilai tidak sesuai dengan petunjuk teknis penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan relokasi Dapur SPPG menjadi kewajiban. BGN memberikan waktu tiga bulan kepada pemilik untuk memindahkan operasional ke tempat yang memenuhi ketentuan.
Selama proses pemindahan Dapur SPPG berlangsung, pengelola dan mitra diminta bertanggung jawab penuh memastikan tidak muncul risiko terhadap keamanan maupun higienitas layanan MBG.
Relokasi diwajibkan karena dapur saat ini berada di lantai bawah bekas rumah burung walet dan berdekatan dengan rumah walet yang masih aktif. Kondisi tersebut secara prinsip dinilai tidak memenuhi standar teknis.
“Meski bagian atas bangunan telah ditutup, di sisi kanan dan kiri dapur masih terdapat rumah burung walet aktif, sehingga tetap menimbulkan potensi risiko sanitasi,” ujar Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis itu, Kamis (12/2/2026).
Selain persoalan lokasi, BGN menemukan kekeliruan mendasar pada desain dapur MBG. Tata letak disebut tidak mengikuti SOP dan Petunjuk Teknis Pembangunan SPPG yang telah ditetapkan.
“Masa toilet di dalam area dapur dan bahkan tepat di depan pintu masuk,” ujarnya.
Alur bahan pangan, makanan jadi, serta ompreng kotor juga dinilai tidak tertata. Dapur tersebut hanya memiliki dua pintu dan salah satunya tidak berfungsi, sehingga jalur keluar masuk bahan pangan, makanan, dan ompreng kotor bercampur dan berisiko terkontaminasi bakteri serta mikroba. Selain itu, dapur tidak dilengkapi water heater untuk pencucian ompreng.
Nanik turut menyoroti penggunaan peralatan dapur bekas, termasuk chiller dan lemari pendingin. Dalam inspeksi mendadak itu, ia menyayangkan langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo yang tetap meloloskan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) meski kondisi lapangan disebut belum memenuhi ketentuan.
Temuan tersebut, kata Nanik, akan menjadi dasar pengawasan dan evaluasi lanjutan agar pelaksanaan MBG berjalan aman, higienis, dan sesuai standar. Dengan tenggat yang diberikan, relokasi Dapur SPPG diharapkan segera direalisasikan.
Tag
Berita Terkait
-
Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara
-
BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam 14 Hari atau Operasional Dihentikan
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Tinjau Program Stunting, Melly Goeslaw Ingatkan Pemerintah: Ini Investasi Masa Depan Bangsa
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Damkar Beber Penyebab Kebakaran di Gedung PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya
-
Penjelasan RSUD dr Soetomo Mengenai Pasien Meninggal saat Kebakaran di Gedung PPJT
-
Evakuasi Kebakaran di RSUD dr Soetomo: Satu Pasien Meninggal Dunia Saat Api Kepung Lantai 5
-
Pagi Mencekam: Kebakaran Melanda Gedung Pelayanan Jantung RSUD dr Soetomo
-
Masuk Kategori Risti, Jemaah Calon Haji Asal Probolinggo Wafat di Makkah