-
Khofifah hadir sebagai saksi tambahan sidang dana hibah DPRD Jatim.
-
Gubernur Jatim tiba siang hari, langsung menuju ruang sidang.
-
Keterangan diberikan klarifikasi pernyataan Kusnadi dalam BAP sebelumnya.
SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, penuhi panggilan KPK dengan menghadiri sidang dugaan korupsi dana hibah Pokok Pikiran DPRD Jawa Timur tahun anggaran 2019.
Khofifah hadir sebagai saksi tambahan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Sidoarjo, Kamis (12/2/2026).
Dalam agenda tersebut, Khofifah penuhi panggilan KPK setelah sebelumnya sempat berhalangan hadir pada jadwal pemeriksaan yang ditetapkan. Kehadiran orang nomor satu di Pemprov Jatim itu langsung menjadi perhatian sejak tiba di lokasi pengadilan.
Saat Khofifah penuhi panggilan KPK, ia tiba sekitar pukul 13.00 WIB. Setibanya di PN Tipikor, Khofifah menyapa awak media yang telah menunggu, kemudian berjalan menuju ruang sidang Cakra untuk mengikuti proses hukum yang berlangsung.
Majelis hakim yang diketuai Ferdinand Marcus, membuka persidangan dan meminta Jaksa Penuntut Umum dari KPK menghadirkan saksi. Jaksa kemudian memanggil Khofifah Indar Parawansa memasuki ruang sidang.
Di hadapan majelis hakim, Khofifah duduk di kursi persidangan dan diambil sumpahnya sebagai saksi sebelum memberikan keterangan. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya pendalaman perkara dugaan korupsi dana hibah yang tengah bergulir.
Kedatangan Gubernur Jawa Timur di PN Tipikor juga disambut ratusan orang yang tergabung dalam Barisan Gus dan Santri serta Muslimat. Mereka telah berada di sekitar lokasi sebelum persidangan dimulai.
Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Adi Sarono, turut mendampingi saat Khofifah tiba di pengadilan. Ia berjalan bersama rombongan menuju ruang sidang untuk memenuhi agenda pemeriksaan dari penuntut umum.
Khofifah diketahui dipanggil sebagai saksi tambahan atas permintaan Ketua Majelis Hakim. Sebelumnya, pemeriksaan dijadwalkan pada 5 Februari 2026.
Namun, pada waktu itu ia tidak dapat hadir karena menghadiri Sarasehan Kebangsaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Surabaya, Sidang Paripurna DPRD Jatim, serta persiapan kunjungan Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama di Kota Malang.
Dalam persidangan ini, Khofifah memberikan keterangan guna mengklarifikasi pernyataan almarhum Kusnadi sebagaimana tertuang dalam berita acara pemeriksaan yang sebelumnya telah dibacakan di ruang sidang. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai
-
KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024
-
Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan
-
KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang
-
Misteri Bayi dalam Plastik Hitam di Ponorogo: Hasil Autopsi Ungkap Fakta Memilukan Sebelum Dibuang
-
Dolar Tembus Rp17.600, 'Badai' Harga Pangan Mulai Hantam Dapur Warga Bojonegoro