- OTT BBM subsidi Lumajang seret staf DLH, bupati menunggu laporan.
- Polda Jatim tetapkan pemilik mobil Isuzu sebagai tersangka.
- Oknum staf DLH diperiksa, statusnya masih sebagai saksi.
SuaraJatim.id - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) BBM subsidi di Lumajang menjadi perhatian publik setelah jajaran Polda Jawa Timur (Jatim) melakukan operasi tangkap tangan di salah satu SPBU. Menariknya, seorang yang sampai kini masih bertatus saksi adalah oknum pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan belum menerima laporan resmi dari jajarannya terkait dugaan penyelewengan yang menyeret nama staf Dinas Lingkungan Hidup.
"Saya belum menerima laporan resmi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup terkait kasus itu," kata bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Dalam perkembangan yang beredar, Polda Jatim disebut telah melakukan operasi di sebuah SPBU terkait dugaan penyelewengan bahan bakar minyak bersubsidi.
Seorang staf di DLH Lumajang turut dimintai keterangan. Situasi itu membuat OTT BBM subsidi Lumajang menjadi sorotan karena menyerempet aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah.
"Memang benar Kepala DLH minta izin dipanggil oleh polda, saya mengizinkan untuk mengetahui secara jelas apa yang terjadi. Tapi, secara teknis saya belum menerima laporan," tuturnya.
Bupati Indah menjelaskan, staf dari DLH yang ikut dalam peristiwa tersebut merupakan sopir. Namun ia menegaskan, apabila nantinya terbukti bersalah melakukan penyelewengan, maka akan ada proses pemeriksaan internal melalui Inspektorat Lumajang.
"Ketika saya menjabat sebagai Bupati Lumajang, pada apel perdana sudah mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan pemerintah daerah agar berhati-hati dan tidak melakukan penyelewengan sekecil apa pun," katanya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Roy H.M. Sihombing membenarkan adanya operasi tangkap tangan dalam perkara dugaan penyelewengan BBM subsidi di wilayah tersebut. Penanganan kasus OTT BBM subsidi Lumajang kini terus berjalan.
"Kami telah menetapkan satu orang sebagai tersangka, yakni pemilik mobil Isuzu, sedangkan oknum staf di DLH Lumajang masih berstatus sebagai saksi," ujarnya.
Dengan proses hukum yang masih berlangsung, pemerintah daerah menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. Bupati Indah kembali menegaskan bahwa hingga kini ia belum menerima laporan detail terkait OTT BBM subsidi Lumajang yang menyita perhatian masyarakat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
-
Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Detik-detik Cak Ji Gerebek Rumah Ratu Arisan Bodong Surabaya: Keluarga Nyaris Diamuk Biduan
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang
-
Misteri Bayi dalam Plastik Hitam di Ponorogo: Hasil Autopsi Ungkap Fakta Memilukan Sebelum Dibuang