- Polres Lumajang menangkap pemuda berinisial MYF pada 17 Juli 2026 atas kasus penganiayaan berat menggunakan senjata tajam.
- Hasil penyelidikan mengungkap MYF juga melakukan pemerkosaan terhadap seorang pengemudi ojek online pada tanggal 11 Juli 2026.
- Tersangka kini ditahan oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan dua tindak pidana berbeda dalam proses penyidikan hukum.
SuaraJatim.id - MYF (23), pemuda asal Desa Jeruk. Lumajang ini tak hanya dikenal karena keberaniannya mengayunkan samurai di tengah jalan, tetapi ia juga terungkap sebagai predator seks yang tega menjebak perempuan pekerja keras.
Penangkapan MYF oleh jajaran Polres Lumajang pada Kamis (17/7/2026) awalnya hanya terkait kasus penganiayaan berat. Namun, bak membuka kotak pandora, satu penangkapan ini justru menyingkap tabir kejahatan lain yang jauh lebih kelam.
Aksi brutal pertama yang membawa MYF ke balik jeruji besi terjadi di Jalan Kapten Pierre Tendean, Tompokersan. Dipicu api cemburu akibat konflik cinta segitiga, MYF dengan kalap membacok Rizki Rizal Bimantoro (23) menggunakan sebilah samurai.
Korbannya tersungkur, dan MYF sempat merasa di atas angin karena persoalan asmaranya dengan perempuan berinisial N. Namun, polisi bergerak cepat. MYF diringkus tanpa perlawanan berarti.
Siapa sangka, saat ia diperiksa di ruang penyidikan, sebuah laporan polisi (LP) lain dari tanggal 11 Juli sudah menunggunya.
Enam hari sebelum aksi samurainya, MYF diduga telah melakukan tindakan yang lebih keji. Korbannya adalah FP (28), seorang perempuan tangguh yang sehari-hari mengais rezeki sebagai pengemudi ojek online (ojol).
Kejadian bermula dari pesanan makanan. FP mengantarkan makanan ke kos milik MYF di Jalan Gajah Mada. Namun, setelah transaksi selesai, MYF tak berhenti di situ. Ia terus menghujani korban dengan pesan singkat dan telepon secara intens.
Terpedaya oleh komunikasi tersebut, FP akhirnya bersedia menemui MYF di kamar kosnya. Itulah saat di mana keramahan semu berganti menjadi teror.
"Setelah korban masuk, tersangka menyusul dan langsung mengunci pintu kamar. Di sanalah persetubuhan secara paksa itu terjadi," ungkap Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, Jumat (17/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
Kini, MYF harus mempertanggungjawabkan dua dosa besar sekaligus. Meski pelakunya sama, pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus pembacokan dan pemerkosaan ini merupakan dua perkara hukum yang berbeda.
"Pelaku sudah diamankan. Saat ini penyidik masih mendalami keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk melengkapi berkas perkara," tambah Ipda Suprapto.
Berita Terkait
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Horor di Sampang: Bocah Di bawah Umur Digilir 27 Predator, 14 Pelaku Masih Berkeliaran
-
Dihabisi Kekasih: Fakta Di Balik Kematian Tragis Gadis 19 Tahun di Lumajang
-
Gadis 19 Tahun di Lumajang Tewas Tak Berbusana, Ada Luka Sayatan
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
-
DRed FC Warnai Sepak Bola Surabaya, Bonek: Kami Tidak Akan Mendukung Dua Klub!
-
BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi, Buka Akses Finansial Lebih Luas bagi Diaspora
-
Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku
-
Kering karena Kemarau Panjang: Dasar Waduk di Ngawi Disulap Jadi Ladang