-
Bareskrim geledah perusahaan emas terkait TPPU Rp25,8 triliun.
-
Penggeledahan berlangsung delapan jam, petugas sita barang bukti.
-
PPATK temukan aliran dana mencurigakan sejak 2019.
SuaraJatim.id - Bareskrim Polri kembali melakukan penggeledahan di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), terkait dugaan TPPU emas ilegal yang disebut mencapai nilai fantastis Rp 25,8 triliun.
Kali ini, penyidik menyasar kantor PT Suka Jadi Logam di Jalan Raya Tengger Kandangan 59, Benowo. Penggeledahan ini menjadi bagian dari pengembangan perkara TPPU emas ilegal Rp 25,8 T yang diduga bersumber dari bisnis pertambangan emas ilegal di Kalimantan Barat.
Sebelumnya, tim juga menggeledah sebuah rumah di Jalan Tampomas, Sawahan, Kamis (19/2/2026). Dua lokasi di Surabaya tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan aliran dana dalam perkara TPPU emas ilegal Rp 25,8 T.
Penyidik bergerak setelah menerima Laporan Hasil Analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan yang menemukan dugaan transaksi mencurigakan dalam tata niaga emas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan di gudang peleburan emas PT Suka Jadi Logam berlangsung sekitar delapan jam. Dari lokasi, petugas membawa satu boks dan satu tas berwarna merah yang diduga berisi barang bukti.
Tim kemudian meninggalkan lokasi menggunakan mobil Toyota Innova hitam tanpa memberikan keterangan kepada awak media.
Salah satu saksi dalam penggeledahan tersebut adalah Sumardi, Ketua RT 4 RW 6 Wisma Tengger. Ia bersama Ketua RW setempat diminta menjadi saksi selama proses berlangsung.
“Saya dan pak RW memang menyaksikan (penggeledahan) karena diminta jadi saksi. Namun, saya diminta tidak menyampaikan apapun ke wartawan,” kata Sumardi, dikutip dari BeritaJatim, Sabtu (21/2/2026).
Penggeledahan ini dilakukan setelah penyidik menerima Laporan Hasil Analisis dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Dalam laporan tersebut terdapat dugaan aliran dana mencurigakan yang melibatkan sejumlah toko emas hingga perusahaan pemurnian emas di berbagai daerah.
Bisnis pertambangan emas ilegal itu diduga telah beroperasi sejak 2019 hingga 2025. Nilai transaksi yang tercatat dalam analisis mencapai Rp 25,8 triliun.
Penyidik dari Bareskrim Polri kini mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak-pihak lain dalam perkara TPPU emas ilegal Rp25,8 T tersebut.
Perkembangan kasus TPPU emas ilegal Rp25,8 T ini masih terus didalami untuk menelusuri jejak transaksi dan jaringan yang terlibat dalam praktik pencucian uang hasil tambang emas ilegal.
Berita Terkait
-
Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia
-
Aset Kripto Berbasis Emas Kini Bisa Ditebus Jadi Koin Fisik
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram
-
Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro
-
Rahasia di Balik Sukses Jatim Tekan Pengangguran Hingga Level Terendah
-
Kisah Pilu Anak Kembar di Surabaya yang Diperkosa Ayah Sambung Selama Bertahun-tahun
-
Begal yang Hantam Driver Ojol Pakai Pipa Besi di Gresik Diringkus di Surabaya